Polres Donggala Gelar Apel Pasukan Ops Keselamatan Tinombala 2026, Tekankan Edukasi dan Humanisme

POLRES DONGGALA resmi memulai giat Operasi Keselamatan Tinombala 2026. Hal ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Mako Polres Donggala/F-Hms Polres Donggala.


SAMBAR.ID, Donggala, Sulteng - Kepolisian Resor (Polres) Donggala resmi memulai pelaksanaan Operasi Keselamatan Tinombala 2026. Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya Apel Gelar Pasukan di Lapangan Mako Polres Donggala pada Senin (02/01/2026) pukul 08.00 WITA.


Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolres Donggala, Kombes Pol H. Sulardi, yang hadir mewakili Kapolres Donggala, AKBP Angga Dewanto Basari, S.I.K., M.Si. 


Turut hadir dalam undangan di antaranya Dandim 1306/Palu, jajaran PJU Polres Donggala, Kasat Pol PP, Kadis Perhubungan, serta Kepala Jasa Raharja Donggala.


Peserta apel terdiri dari berbagai satuan lintas sektor, mulai dari peleton Staff Polres, Lantas, Samapta, gabungan Reskrim-Intel-Narkoba, TNI AD-AL, Pol PP, hingga Dinas Perhubungan. 


Selain personel, sejumlah kendaraan dinas (randis) Polri termasuk unit ambulans dan sepeda motor patroli turut disiagakan untuk mendukung mobilitas operasi.


Fokus pada Deteksi Dini dan Edukasi




Dalam amanat yang dibacakan, pimpinan apel menekankan pentingnya tanggung jawab penuh dalam menjalankan tugas agar menjadi ladang ibadah. 


Operasi ini menitikberatkan pada deteksi dini terhadap potensi kerawanan yang dapat mengganggu Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).


Beberapa poin penekanan utama dalam Operasi Keselamatan Tinombala 2026 meliputi:

 

Patroli Intensif: Mengoptimalkan penjagaan di titik rawan macet, kecelakaan, dan pelanggaran lalu lintas.


Edukasi Masyarakat: Melakukan sosialisasi masif kepada seluruh elemen masyarakat guna menekan angka kecelakaan.


Ram Cek Kendaraan: Melaksanakan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ram cek) bersama instansi terkait di terminal dan agen bus.


Penegakan Hukum Modern: Penggunaan ETLE (statis maupun mobile) serta blangko teguran. Penindakan tegas juga menyasar kendaraan pribadi yang dijadikan angkutan umum (travel gelap).


Hindari Pungli dan Tingkatkan Kepercayaan Publik


Pimpinan apel juga memberikan instruksi keras kepada seluruh personel untuk menjaga integritas di lapangan.


"Jangan melakukan pungli atau KKN. Hindari tindakan yang dapat menimbulkan komplain dari masyarakat. Perkuat kehadiran Polri di lapangan agar masyarakat merasa lebih dekat dan percaya," tegasnya dalam amanat.


Indikator kesuksesan operasi ini bukan sekadar jumlah penindakan, melainkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunnya angka kecelakaan secara signifikan. 


Selain fokus pada jalan raya, personel juga diinstruksikan untuk tetap siaga menghadapi potensi bencana alam selama masa operasi berlangsung.


Operasi Keselamatan Tinombala 2026 diharapkan dapat menciptakan situasi jalan raya yang aman dan tertib bagi seluruh warga Kabupaten Donggala.(Abu bakar/Red)


Source : Hms Polres Donggala 


Lebih baru Lebih lama