SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Pengawu, Kota Palu, menuai sorotan setelah penyalurannya mengalami keterlambatan parah pada Jumat (13/3/2026). Keterlambatan ini memicu keluhan dari para orang tua murid hingga pihak sekolah di media sosial.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jatah makan bergizi yang seharusnya tiba di sekolah sebelum pukul 10.00 WITA, tak kunjung datang hingga jam sekolah berakhir. Kondisi ini membuat para siswa, orang tua, dan tenaga pendidik terpaksa menunggu dalam ketidakpastian.
Salah satu orang tua murid dengan akun Titin dian-Unyil Gusdianty mengungkapkan kekesalannya melalui unggahan di media sosial Facebook. Menurutnya, pihak sekolah sempat mengarahkan orang tua untuk kembali datang pada pukul 13.00 WITA untuk pengambilan jatah makan. Namun, hingga sore hari, distribusi tersebut tetap tidak terealisasi.
"Guru-guru semua standby, lelah, dan mengantuk. Kami pun serba salah, mau menolak tapi sudah terlanjur menunggu. Semoga menu hari ini tidak mengecewakan seperti hari-hari sebelumnya selama Ramadhan," tulis salah satu orang tua dalam unggahannya.
Puncak kekecewaan terjadi pada pukul 16.00 WITA. Karena jatah makan yang ditunggu tak kunjung tiba, pihak sekolah akhirnya memutuskan untuk memulangkan orang tua dan murid yang masih bertahan di lokasi. Kejadian ini pun membuat para orang tua murid merasa kecewa karena telah menghabiskan waktu seharian menunggu.
Terkait insiden ini, masyarakat mendesak pihak terkait, khususnya SPPG Palupi selaku penyedia layanan, untuk melakukan evaluasi serius terhadap sistem distribusi MBG.
Melalui unggahan yang viral tersebut, masyarakat juga meminta atensi langsung dari Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, dan Ketua DPRD Kota Palu, Rico Djanggola, agar permasalahan ini tidak terulang kembali.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG Palupi maupun Dinas Pendidikan terkait kendala teknis yang menyebabkan keterlambatan tersebut.







.jpg)





