SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Mantan Ketua HIPMI Sulawesi Tengah periode 2011–2014, Endi Hermawan, memastikan diri ikut bertarung dalam pemilihan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah. Pemilihan tersebut akan digelar dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Maret 2026 mendatang.
Endi menyatakan bahwa seluruh persiapan, mulai dari tim pemenangan, visi-misi, hingga kelengkapan administrasi, telah rampung dan siap diserahkan kepada panitia Musda.
"Puji syukur semua persiapan sudah selesai, baik tim, visi misi, maupun persyaratan administrasi sesuai ketentuan panitia," ujar Endi di Palu, Rabu (11/3/2026).
Gagasan Ekosistem "Sulteng Nambaso"
Dalam pencalonannya, Endi membawa gagasan besar bertajuk Ekosistem Ekonomi "Sulteng Nambaso". Visi ini bertujuan menjadikan Kadin sebagai pusat kolaborasi dunia usaha untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing global.
Menurutnya, Kadin harus menjadi motor penggerak yang menghubungkan UMKM, pengusaha lokal, hingga korporasi besar dalam satu rantai nilai ekonomi yang kuat.
Strategi ini ia bagi ke dalam tiga pilar utama:
Inklusif: Membuka ruang pertumbuhan yang merata bagi pengusaha di seluruh kabupaten/kota.
Inovatif: Mendorong digitalisasi bisnis dan adaptasi teknologi untuk menciptakan nilai tambah.
Berdaya Saing Global: Standarisasi produk lokal agar mampu menembus pasar nasional dan internasional.
"Sebagai rumah besar pengusaha, Kadin harus mampu menyatukan semua sektor usaha agar ekonomi daerah tumbuh lebih cepat dan berkelanjutan," tambahnya.
Rekam Jejak dan Persaingan Musda
Endi Hermawan bukanlah orang baru di organisasi pengusaha. Saat menahkodai HIPMI Sulteng (2011–2014), ia sukses membawa organisasi tersebut meraih HIPMI Award 2012 dari pengurus pusat berkat keberhasilan tata kelola organisasi dan perluasan jaringan hingga ke daerah.
Musda Kadin Sulteng 2026 ini diprediksi akan berlangsung kompetitif. Selain Endi, sejumlah nama kuat dikabarkan akan meramaikan bursa calon ketua, di antaranya petahana Nur Rahmatu dan Ketua Kadin Kota Palu, Moh. Gufron.
Kehadiran Endi dengan visi "Sulteng Nambaso" dinilai menambah dinamika persaingan dalam menentukan arah kebijakan investasi dan ekosistem bisnis di Sulawesi Tengah untuk periode mendatang.**
Dikutip dari berbagai sumber






.jpg)





