Dari Bumi Perkemahan Tanuntung, Camat Herlang Tanamkan Karakter dan Semangat Kepemimpinan Generasi Muda

BULUKUMBA —Sambar id, Semangat membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, dan memiliki jiwa pengabdian kembali digaungkan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Bertempat di Bumi Perkemahan Andi Mappiwali, Tanuntung, Kecamatan Herlang, Camat Herlang Andi Fidyah resmi membuka kegiatan Perkemahan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembukaan kegiatan berlangsung penuh semangat dan diikuti ratusan peserta Pramuka. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Herlang Muh. Sahrir, S.Pd., M.Si., Ketua Panitia Muh. Bramly, S.Pd., para Kamabigus, pembina dan pendamping, serta anggota BKR.

Di hadapan para peserta, Camat Herlang menyampaikan pesan yang tidak hanya berkaitan dengan kegiatan kepramukaan, tetapi juga tentang bagaimana generasi muda mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Menurut Andi Fidyah, perkemahan bukan sekadar aktivitas berkumpul, mendirikan tenda, maupun mengikuti berbagai perlombaan. Lebih jauh, kegiatan tersebut merupakan ruang pendidikan karakter yang mengajarkan nilai kehidupan.

«“Kegiatan hari ini bukan sekadar berkumpul atau berkemah semata. Intinya adalah bagaimana kita membentuk karakter. Kita belajar disiplin, mandiri, bertanggung jawab, memiliki kepedulian, serta setia kepada bangsa dan negara,” ujar Andi Fidyah.»

Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan Pramuka tidak seharusnya hanya diukur dari jumlah penghargaan atau siapa yang menjadi juara.

Menurutnya, keberhasilan yang paling penting adalah perubahan positif dalam diri setiap peserta setelah mengikuti kegiatan.

Jangan hanya melihat siapa yang juara. Yang lebih penting adalah bagaimana ada perubahan sikap dan karakter dari setiap peserta yang mengikuti kegiatan ini,” tegasnya.

Pemimpin Masa Depan Harus Dimulai dari Keteladanan

Dalam kesempatan tersebut, Andi Fidyah juga mengajak seluruh peserta untuk mulai membangun jiwa kepemimpinan sejak usia muda.

Ia mengingatkan bahwa menjadi pemimpin bukan hanya soal jabatan, tetapi tentang kemampuan memberikan contoh yang baik kepada orang lain.

“Kalau ingin menjadi pemimpin, kita harus mampu memberikan contoh. Utamanya dalam kedisiplinan dan keteladanan,” pesannya.

Ia mengajak para peserta untuk tidak menyia-nyiakan masa muda dengan kemalasan maupun kegiatan yang dapat merusak masa depan.

Masa depan bangsa ini ada di tangan generasi muda. Karena itu, persiapkan diri mulai dari sekarang. Jangan menjadi generasi pemalas, jangan terlibat dalam kegiatan negatif, dan jangan melupakan tanggung jawab,” katanya.

Menurutnya, seorang pemimpin yang baik harus memiliki ketulusan dalam pengabdian.

“Jangan bermimpi menjadi pemimpin yang baik jika kita belum mampu menunjukkan ketulusan dalam pengabdian dan belum mampu menjalankan tanggung jawab dengan baik,” lanjutnya.

Pramuka Menyatukan, Bukan Membeda-bedakan

Camat Herlang juga menekankan pentingnya menjadikan Pramuka sebagai ruang untuk membangun persaudaraan dan kebersamaan.

Ia mengajak seluruh peserta untuk saling menghargai tanpa memandang perbedaan latar belakang.

“Pramuka adalah ajang membangun kebersamaan. Bukan tempat untuk merasa paling tinggi dan bukan pula tempat untuk merasa rendah. Kita semua satu,” ungkapnya.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter Pramuka, bahwa setiap peserta memiliki kedudukan yang sama dalam belajar, bekerja sama, dan memberikan kontribusi terbaik.

Semangat kebersamaan itu diharapkan terus tumbuh sehingga para peserta tidak hanya menjadi generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, rasa tanggung jawab, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Apresiasi untuk Gerakan Pramuka

Pada kesempatan itu, Andi Fidyah turut memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, pembina, pendamping, Kamabigus, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan.

Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama seluruh unsur sehingga kegiatan perkemahan dapat terlaksana dengan baik.

“Terima kasih kepada seluruh panitia dan seksi Pramuka yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Sebagai tanda dimulainya kegiatan, Camat Herlang juga melakukan penyematan atribut kepada dua peserta Pramuka yang mewakili jenjang SD dan SMP.

Penyematan tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan para peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian perkemahan dengan semangat, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

Dari Bumi Perkemahan Andi Mappiwali Tanuntung, semangat kemerdekaan pun mendapatkan makna yang lebih luas: kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan masa lalu, tetapi juga tentang mempersiapkan generasi yang mampu melanjutkan perjuangan bangsa di masa depan.

Melalui Pramuka, nilai disiplin, kemandirian, persaudaraan, kepedulian, kepemimpinan, dan pengabdian terus ditanamkan agar generasi muda tumbuh menjadi insan yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia.

*Lp:AfSAs77M*
Lebih baru Lebih lama