Bulukumba Sambar id, Universitas Prof. Dr. H. M. Arifin Sallatang (UNPAS) Bantaeng melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Bontobulaeng, Kecamatan Bulukumpa, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Bontobulaeng tersebut mengangkat tema Pemberdayaan Ekonomi Ibu Hamil melalui Kewirausahaan dan Edukasi Hukum sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Mental.
Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan mental ibu hamil, perlindungan hukum, serta pemberdayaan ekonomi keluarga melalui kewirausahaan.
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa Bontobulaeng Rais Abdul Salam, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Bontobulaeng, Rektor UNPAS Bantaeng Dr., Drs. Nasrullah, M.Si., M.Kom., Wakil Rektor I Asbudi, S.KM., M.Kes., serta sejumlah dosen UNPAS Bantaeng. Peserta kegiatan terdiri atas kader Posyandu dan ibu hamil yang berasal dari Desa Bontobulaeng.
Dalam kegiatan tersebut, tiga dosen UNPAS Bantaeng menjadi narasumber sesuai bidang keahliannya. Nurfaidah, S.ST., M.Keb., menyampaikan materi mengenai kesehatan mental ibu hamil. Muhammad Aksa Ansar, S.H., M.H., memberikan edukasi hukum bagi ibu hamil, sementara Jusran, S.E., M.M., membawakan materi tentang pemberdayaan ekonomi ibu hamil melalui kewirausahaan.
Rektor UNPAS Bantaeng, Dr., Drs. Nasrullah, M.Si., M.Kom., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bontobulaeng yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bontobulaeng, khususnya Bapak Kepala Desa beserta jajaran, atas sambutan dan dukungan terhadap pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini. PKM merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus komitmen kami untuk menghadirkan Perguruan Tinggi Berdampak, yaitu perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan solusi bagi masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan program-program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, UNPAS Bantaeng berharap ilmu pengetahuan yang dimiliki sivitas akademika dapat diterapkan secara langsung untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Bontobulaeng,
menyampaikan apresiasi atas dipilihnya desanya sebagai lokasi pelaksanaan PKM. Ia menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan ibu hamil.
"Kami menyambut baik kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya ibu hamil dan kader posyandu. Semoga kerja sama dengan UNPAS Bantaeng dapat terus berlanjut melalui program-program yang memberikan dampak positif bagi desa," katanya.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental selama kehamilan, mengenali hak-hak hukum yang dimiliki ibu hamil, serta mengembangkan potensi ekonomi keluarga melalui kegiatan kewirausahaan.
Diharapkan, kolaborasi antara UNPAS Bantaeng dan Pemerintah Desa Bontobulaeng dapat terus berlanjut melalui berbagai program pengabdian yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa yang berkelanjutan.
lp:jusIsalHaEAsM77









