Bukan Sekadar Sertifikat! Harli Siregar Dorong Alumni PKN II Buktikan Kinerja Nyata


SAMBAR.ID, JAKARTA
— Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI resmi menutup Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIX Tahun 2026 di Aula Sasana Adhi Karya, Ragunan, Jakarta, Jumat (23/10/2026).


Kepala Badiklat Kejaksaan RI, Dr. Harli Siregar, hadir dalam kegiatan yang dipimpin Deputi Pengembangan Kapasitas ASN LAN RI, Dr. Tri Widodo Wahyu Utomo.


Dalam sambutannya, Tri Widodo menegaskan bahwa keberhasilan pelatihan kepemimpinan tidak cukup diukur dari sertifikat atau kelulusan. Para alumni harus mampu menerapkan kompetensi, menjaga integritas, serta menghasilkan perubahan nyata di lingkungan kerja.


Ia menekankan empat fondasi kepemimpinan, yakni kemampuan memimpin diri sendiri, memimpin orang lain, memimpin perubahan, dan menyiapkan masa depan organisasi.


PKN II Angkatan XIX berlangsung sejak 18 Juni hingga 23 Oktober 2026, diikuti 38 peserta, terdiri atas 25 peserta dari Kejaksaan RI dan 13 peserta dari instansi pemerintah lainnya. Pelatihan dilaksanakan melalui metode blended learning dengan beban 923 jam pelajaran atau setara 107 hari pelatihan.


Sementara itu, Kapus Mapim Badiklat Kejaksaan RI, Dr. Teuku Rahman, berharap kompetensi yang diperoleh peserta tidak berhenti pada sertifikat, tetapi diwujudkan dalam kepemimpinan yang berintegritas, adaptif, akuntabel, dan berdampak nyata.


Penutupan ditandai dengan penyerahan Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP), penyematan pin pemimpin perubahan, serta pemberian penghargaan kepada lima peserta terbaik.


Melalui program ini, Badiklat Kejaksaan RI mendorong para alumni menjadi agen perubahan yang memperkuat kolaborasi lintas instansi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. (red)

Lebih baru Lebih lama