SAMBAR.ID | SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi tengah melakukan persiapan matang untuk penyerahan bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret mendukung pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pariwisata dan perdagangan lokal.
Persiapan teknis tersebut dibahas secara mendalam dalam rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, di Pendopo Sukabumi, Jumat (9/10/2026).
Rakor ini mengupas tuntas seluruh tahapan distribusi, mulai dari kelengkapan administrasi, verifikasi kelayakan penerima, hingga pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek).
Berdasarkan hasil rakor, penandatanganan berita acara serah terima dari pemerintah pusat kepada Pemkab Sukabumi dijadwalkan berlangsung pada Senin (12/10/2026).
Agenda ini akan dirangkaikan langsung dengan Bimtek bagi para calon penerima manfaat untuk memastikan mereka mampu mengoperasikan dan merawat unit kendaraan ramah lingkungan tersebut. Puncak acara, yakni penyerahan secara resmi kepada masyarakat, ditargetkan berlangsung sehari setelahnya, pada Selasa (13/10/2026).
Untuk memaksimalkan efektivitas distribusi dan koordinasi antar-instansi, Bupati Sukabumi menetapkan Alun-Alun Palabuhanratu sebagai pusat pelaksanaan serah terima. Lokasi strategis ini dipilih untuk memudahkan mobilisasi logistik dan aksesibilitas bagi para penerima manfaat dari berbagai wilayah.
Menjamin ketepatan sasaran menjadi prioritas utama dalam program ini. Calon penerima akan menjalani verifikasi faktual ulang selama sesi Bimtek. Proses ini bertujuan memastikan kesesuaian antara data administratif dengan kondisi riil di lapangan, sehingga bantuan benar-benar menjangkau mereka yang paling membutuhkan dan berpotensi meningkatkan produktivitas ekonomi.
Sekda H. Ade Suryaman menekankan pentingnya sinergi lintas instansi agar proses distribusi berjalan tertib dan tanpa hambatan. Ia menegaskan bahwa kehadiran becak listrik bukan sekadar bantuan alat transportasi, melainkan instrumen untuk menunjang ekosistem ekonomi hijau.
“Kami memastikan penyaluran bantuan ini berjalan optimal sesuai peruntukannya. Becak listrik diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan, terutama bagi pedagang pasar dan pelaku usaha di kawasan wisata,” ujar Ade Suryaman dalam arahannya.
Ade juga menambahkan harapannya agar seluruh jajaran terkait terus bersinergi hingga hari pelaksanaan. “Semoga penyerahan becak listrik ini dapat berjalan lancar dan sukses, serta manfaatnya bisa segera dirasakan langsung untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.
Dengan armada ramah lingkungan ini, Pemkab Sukabumi berharap dapat menciptakan dampak ganda: mengurangi emisi karbon di area padat penduduk dan pariwisata, serta memberikan stimulus ekonomi langsung kepada rumah tangga penerima manfaat.
(Hans)














