TORAJA UTARA SAMBAR iD — Polres Toraja Utara mengerahkan 60 personel untuk mengamankan pelaksanaan ritual adat Rambu Solo’, khususnya tradisi Ma’pasilaga Tedong atau adu kerbau, di To’batu, Dusun Tondok Batu, Kecamatan Tondon, Toraja Utara, Senin (5/10/2026).
Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan adat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hadir.
Puluhan personel tersebut diterjunkan dengan pola pengamanan terbuka dan tertutup. Pengamanan dipimpin langsung Kabag Ops Polres Toraja Utara, Kompol Gerianto Pabuang, S.H.
Selain mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel juga memberikan imbauan kepada warga dan pengunjung agar bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Perhatian khusus diberikan di sekitar arena adu kerbau untuk mencegah adanya praktik perjudian yang memanfaatkan momentum kegiatan adat. Polisi bahkan memasang spanduk larangan perjudian di lokasi kegiatan.
Kabag Ops Polres Toraja Utara Kompol Gerianto Pabuang menegaskan, kehadiran personel merupakan bentuk komitmen Polri dalam mengawal kegiatan budaya dan kearifan lokal masyarakat Toraja Utara.
“Polri berkomitmen untuk selalu hadir mengawal setiap kegiatan budaya dan kearifan lokal yang ada di wilayah Toraja Utara. Kehadiran petugas merupakan wujud nyata Polisi hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa segala bentuk perjudian dalam kegiatan tersebut dilarang.
“Jika ditemukan adanya pelanggaran, kami akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Pengamanan tersebut diharapkan dapat menjaga tradisi adat tetap berlangsung dengan tertib, sekaligus memastikan kegiatan masyarakat tidak dimanfaatkan untuk aktivitas yang bertentangan dengan hukum.
(Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel)










