SAMBAR.ID | SUKABUMI – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Sukabumi menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga akhir Oktober 2026, capaian sasaran fisik pembangunan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, telah mencapai 85 persen.
Hal tersebut terungkap saat Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjenad), Kolonel Inf Mochamad Andi Prihantono, melakukan tinjauan lapangan bersama Komandan Kodim (Dandim) 0622 Kab. Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, pada Sabtu (24/10/2026).
Dalam kunjungannya, Tim Wasev memberikan apresiasi atas kolaborasi solid antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat setempat. Kolonel Andi menilai, sinergi ini menjadi kunci keberhasilan percepatan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah tersebut.
“TMMD adalah program lintas sektoral. Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada semua pihak yang terlibat. Namun, ingatlah bahwa kualitas pekerjaan harus tetap menjadi prioritas utama di samping kecepatan progres,” tegas Kolonel Andi dalam sambutannya di Posko TMMD, Kampung Cikole.
Berdasarkan paparan Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Inf Agung Ariwibowo, program yang resmi dibuka pada 13 Oktober 2026 ini menyasar berbagai kebutuhan mendesak warga. Salah satu sorotan utama adalah pengaspalan jalan penghubung antara Kampung Cikole menuju Kampung Bojonggadog sepanjang 2.200 meter dengan lebar 2,5 meter, yang kini telah rampung 80 persen.
Selain infrastruktur jalan, sejumlah fasilitas vital lainnya juga tengah diselesaikan:
Air Bersih: Pembangunan lima titik sumur bor (satu titik sudah 100% selesai, empat titik lainnya progres 40%).
Sanitasi & Hunian: Pembangunan tiga unit MCK (progres 70%) dan rehabilitasi lima Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang mencapai 80%.
Kesehatan & Ibadah: Rehabilitasi Posyandu, jembatan, serta sarana ibadah telah tuntas 100%.
Ketahanan Pangan: Program penghijauan dan ketahanan pangan seluas satu hektare juga telah selesai sepenuhnya.
Tak hanya fisik, aspek nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, pertanian, pengembangan UMKM, dan wawasan kebangsaan juga terus digencarkan dengan capaian progres 50 persen.
Usai menerima laporan, rombongan Tim Wasev yang didampingi unsur Forkopimda dan Forkopimca Ciemas tersebut langsung meninjau lokasi proyek. Mereka memeriksa kondisi pengaspalan jalan, rehabilitasi Posyandu di Kampung Sukadamai, hingga rumah milik warga bernama Herlan yang sedang direhabilitasi.
Peninjauan ini bertujuan memastikan kesesuaian pelaksanaan di lapangan dengan perencanaan teknis, serta menjamin bahwa pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Secara total, TMMD ke-130 di Kodim 0622 Kab. Sukabumi ini didukung oleh anggaran hibah APBD Kabupaten Sukabumi sebesar Rp1 miliar dan dukungan TNI AD senilai Rp 338,3 juta.
Dandim 0622 Kab. Sukabumi, Letkol Inf Agung Ariwibowo, menegaskan bahwa kesuksesan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya bangunan fisik, melainkan dari dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup warga.
“Kami berharap hasil pembangunan ini dapat membuka harapan baru bagi masyarakat pedesaan dan memperkuat semangat gotong royong serta kemanunggalan TNI dengan rakyat,” pungkasnya.
Kegiatan pengawasan dan evaluasi tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan dihadiri sekitar 500 orang peserta, termasuk perwakilan dinas daerah dan tokoh masyarakat.
(Hans)

















