Sambar.id//Bekasi - Sebuah insiden kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Pintu 2 Nirwana (PNR), Bekasi, pada Minggu dini hari (30/11/2025). Sebuah mobil boks berukuran besar menabrak pohon besar di pinggir jalan, menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum dan jaringan kabel komunikasi.
Dari pantauan awak media yang diterima redaksi menunjukkan proses evakuasi dan penanganan dampak kecelakaan yang dilakukan pada Minggu pagi, 30 November 2025. Terlihat mobil boks putih dengan boks hijau tersangkut dan tertahan di antara batang pohon yang tumbang dan kabel-kabel yang menjuntai.
Kerusakan Fasum dan Kabel Komunikasi
Lokasi kejadian berada di Jl. Raya Sukamantri No. 91, RT. 007/RW. 2, Sukaraya, Kec. Karang bahagia, Kabupaten Bekasi.
Kecelakaan ini mengakibatkan pohon besar di pinggir jalan tumbang dan merusak bangunan di sekitarnya. Selain itu, terlihat jelas sejumlah kabel komunikasi dan listrik terputus dan menjuntai di jalan raya, menambah kompleksitas penanganan.
Dalam dokumentasi, tampak seorang pria berada di atas mobil boks menggunakan gergaji mesin untuk memotong dahan-dahan pohon yang melilit. Sementara itu, personil kepolisian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) dan Bhabinkamtibmas Cikarang Utara, dibantu warga setempat, berada di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas.
Pengaturan Lalu Lintas
Akibat insiden ini dan proses evakuasi yang memakan waktu, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan. Mobil boks besar yang tersangkut menghalangi sebagian badan jalan.
Polisi dan warga bekerja sama memastikan kendaraan roda dua dan roda empat kecil masih dapat melintas dengan aman di jalur yang tersisa. Kendaraan-kendaraan seperti sepeda motor dan sepeda terlihat bergerak perlahan melewati tumpukan dahan dan reruntuhan.
Hingga berita ini diturunkan, mobil boks ukuran besar tersebut telah berhasil dievaluasi dan proses pembersihan sisa-sisa pohon serta penanganan kabel yang rusak terus dilakukan oleh pihak berwenang terkait. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian ini. Penyebab pasti kecelakaan tunggal ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Reporter Liputan: Hafids
(Red)









.jpg)
