Kedatangan rombongan di Balai Desa Depok ini disambut hangat oleh Kepala Desa Depok, Hadi Suwitno, serta puluhan warga. Dalam kegiatan bertajuk "Bhayangkari Peduli" tersebut, bantuan berupa beras, mi instan, hingga alat pembersih lantai diserahkan langsung kepada masyarakat.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K.,M.Si melalui Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H mengungkapkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang sudah bertahun-tahun hidup berdampingan dengan banjir rob.
"Hari ini kami hadir bersama Bhayangkari untuk memberikan dukungan moril dan bantuan logistik kepada saudara-saudara kita di Desa Depok. Wilayah ini sudah terdampak rob cukup lama, sejak tahun 2021 hingga sekarang, dengan ketinggian air yang fluktuatif antara 20 hingga 50 sentimeter," ujar AKP Turkhan, Kamis (22/01).
Berdasarkan data di lapangan, terdapat sekitar 400 unit rumah yang dihuni oleh 600 KK atau sekitar 1.200 jiwa di Desa Depok yang terdampak. Meski air sering masuk ke dalam rumah, hingga saat ini tidak ada warga yang dievakuasi; mereka memilih bertahan di kediaman masing-masing.
Selain bantuan sembako, AKP Turkhan mencatat aspirasi utama warga yang sangat mendesak saat ini untuk mengatasi genangan air yang tak kunjung surut.
"Warga menyampaikan bahwa mereka sangat membutuhkan mesin pompa air untuk membuang genangan yang masuk ke pemukiman. Aspirasi ini akan kami koordinasikan dengan pihak terkait agar ada penanganan jangka panjang bagi warga di sini," tambahnya.
Seentara itu, Ketua Bhayangkari Ranting Sragi Ny. Yani Turkhan, menambahkan bahwa pemberian alat pel merupakan bentuk perhatian khusus pada sisi sanitasi dan kesehatan lingkungan warga.
"Selain bahan pangan, kami berikan alat pel karena warga setiap hari harus membersihkan lantai dari sisa air rob yang membawa lumpur dan kuman. Semoga bantuan kecil ini bermanfaat bagi ibu-ibu di Desa Depok," ungkapnya.
Pihak Polsek Sragi berkomitmen akan terus memantau perkembangan kondisi di Desa Depok, terutama saat cuaca ekstrem dan pasang air laut tinggi melanda wilayah pesisir Siwalan. (*)








