Kapolres Hadiri Simulasi Operasional MBG Jelang Launching Dapur SPPG Polres Toraja Utara


Sambar.id Toraja Utara || Menjelang launching Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Toraja Utara menggelar simulasi operasional MBG yang berlokasi di Dusun Marante Lembang La’bo Ke. Sanggalangi’, Kab. Toraja Utara, Kamis (22/01/2026) kemarin.


Selain pihak SPPG, kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Toraja Utara AKBP Stephanus Luckyto A.W, S.I.K., S.H., M.Si, Wakapolres Toraja Utara Kompol Marthen Muni, S.H, Kapolsek Sanggalangi’, dan Kasiwas Polres Toraja Utara, turut hadir Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara Ny. Indah Luckyto, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Toraja Utara Ny. Alfrida Marthen, serta para pengurus Bhayangkari.


Kegiatan ini merupakan langkah awal atau uji coba untuk memastikan seluruh tahapan pelayanan berjalan optimal sebelum dapur MBG resmi diluncurkan dan beroperasi. Pelaksanaan simulasi ini menjadi bentuk kesiapan teknis sekaligus ikhtiar agar program berjalan lancar serta memberikan manfaat maksimal bagi Masyarakat.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Toraja Utara AKBP Stephanus Luckyto A.W, S.I.K., S.H., M.Si, menjelaskan bahwa simulasi operasional MBG ini difokuskan pada peninjauan alur kerja secara menyeluruh, mulai dari penerimaan bahan baku, proses penyiapan dan pengolahan makanan, pemorsian, hingga pendistribusian.


“Tujuan simulasi ini adalah untuk melihat sejauh mana kesiapan SPPG Polres Toraja Utara dalam melayani ribuan penerima manfaat di Kecamatan Sanggalangi’. Kami bersyukur dan berterima kasih atas dukungan seluruh Masyarakat sehingga SPPG Polres Toraja Utara siap untuk beroperasi,” ujarnya.


Lebih lanjut disampaikan, pembangunan dan seluruh persiapan SPPG Polres Toraja Utara telah rampung sepenuhnya dan siap dioperasikan. 

Sementara itu, pendataan penerima manfaat telah dilakukan, meliputi siswa dari jenjang SMA, SMP, SD, TK/PAUD, hingga B3 (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD).


Kapolres berharap program Makan Bergizi Gratis ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat. Untuk itu Dirinya menekankan pentingnya profesionalisme seluruh petugas yang terlibat didalam nantinya dengan bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).


Pada simulasi tersebut, juga dilakukan uji coba menu (uji organoleptik) guna memastikan kualitas, rasa, keamanan, dan gizi makanan sebelum dnantinya diditribusikan secara massal kepada penerima manfaat.


(Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel)

Lebih baru Lebih lama