Jenazah korban pertama kali ditemukan warga tergeletak di tepi pantai pada sore hari. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pemerintah setempat dan aparat keamanan untuk ditindaklanjuti.
Menerima laporan tersebut, Camat Herlang Andi Fidya Samad, S.Sos., yang saat itu tengah menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Bulukumba, langsung menuju lokasi kejadian guna memimpin proses penanganan dan evakuasi korban.
Pemerintah Kecamatan Herlang kemudian bergerak cepat dengan melakukan koordinasi lintas sektor, melibatkan BPBD Bulukumba, Basarnas Sinjai, Polairud, Polsek Herlang, serta Puskesmas Herlang yang menurunkan tim medis dan ambulans.
Berkat sinergi unsur Forkopimcam, pemerintah lingkungan, Ketua LPMK, serta dukungan masyarakat nelayan setempat, proses evakuasi berlangsung cepat, tertib, dan tanpa hambatan.
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Herlang untuk menjalani pemeriksaan medis (visum). Tak lama berselang, pihak keluarga korban dari Kabupaten Sinjai tiba di lokasi dan memastikan identitas korban sebelum jenazah diserahkan untuk proses pemakaman.
Camat Herlang Andi Fidya Samad menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kejadian tersebut.
“Koordinasi dan kerja sama semua unsur sangat membantu sehingga evakuasi dapat dilakukan dengan cepat dan lancar. Ini merupakan bentuk tanggung jawab pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah setempat juga mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah pesisir, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada aparat apabila terjadi kondisi darurat. (Mappasomba)








