SAMBAR.ID, Touna, Sulteng - Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap kapal nelayan KM Elnas III yang mengalami mati mesin dan hilang kontak di perairan Teluk Tomini resmi ditutup pada Rabu (18/3/2026) petang. Sebanyak 11 orang penumpang dan kru kapal (POB) dinyatakan selamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Palu, Muh. Rizal, S.H., mengonfirmasi bahwa seluruh korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
"Pada pukul 18.30 WITA, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur potensi SAR dikembalikan ke kesatuan masing-masing," ujar Rizal dalam keterangan tertulisnya.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula pada Senin (16/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA. Nahkoda KM Elnas III melaporkan adanya kerusakan pada bagian gearbox yang menyebabkan mesin mati total saat kapal sedang beroperasi mencari ikan di wilayah antara Desa Lalanga dan Mamaka.
Pemilik kapal, Yusuf, baru melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Unit Siaga SAR (USS) Ampana pada Rabu (18/3) pukul 07.12 WITA, setelah upaya pencarian mandiri oleh pihak keluarga dan pemerintah setempat tidak membuahkan hasil.
Proses Pencarian dan Penemuan
Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Parigi langsung dikerahkan ke lokasi kejadian yang berjarak sekitar 55 mil laut dari Pos SAR Parigi.
Tim melakukan penyisiran menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) sesuai dengan rencana operasi.
Titik terang muncul pada pukul 14.35 WITA. Tim SAR gabungan menerima informasi bahwa KM Elnas II berhasil menemukan posisi KM Elnas III pada koordinat 0^\circ 39' 32.34'' S - 121^\circ 8' 56.65'' E, atau sekitar 13 mil laut arah utara dari lokasi kejadian awal.
Evakuasi Korban
Seluruh korban yang berjumlah 11 orang dievakuasi menuju Desa Sangdada, Kabupaten Tojo Una-Una. Kapal penolong beserta para korban tiba di dermaga pada pukul 16.45 WITA dalam kondisi sehat.
Berikut adalah daftar 11 korban selamat:
Rahman (44)
Ardi (30)
Yan (45)
Edi (34)
Yayat (27)
Ayat (35)
Man (54)
Alfait (18)
Leksi (40)
Ilam (30)
Iwan (35)
Operasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tim Rescue Pos SAR Parigi, Polair, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat dengan bantuan alat utama berupa RIB, KM Elnas II, serta peralatan medis dan komunikasi lengkap.






.jpg)
.jpg)





