SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Kongres Advokat Indonesia (KAI) resmi melantik dan mengukuhkan delapan orang calon pengacara baru di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Kamis (12/3/2026). Prosesi ini dilanjutkan dengan pengambilan sumpah bagi para advokat tersebut, salah satunya adalah Mohammad Maulana Patta, S.H.
Acara pelantikan ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Sulawesi Tengah, Dedy Kurniawan, serta jajaran pengurus KAI.
Latar Belakang Profesi yang Beragam
Ketua Panitia Pelaksana, Novriyadiansyah, S.H., menjelaskan bahwa dari total 11 orang yang mengikuti proses seleksi di KAI Sulteng, hanya delapan orang yang dinyatakan memenuhi syarat untuk dilantik dan dikukuhkan hari ini. Menariknya, para advokat baru ini berasal dari latar belakang profesi yang variatif.
"Delapan advokat yang dilantik berasal dari berbagai profesi, mulai dari wartawan, dosen, hingga aktivis LSM. Dengan latar belakang yang beragam ini, diharapkan dapat menambah khazanah dan mewarnai dunia advokat yang jujur, berintegritas, serta berdedikasi tinggi demi keadilan," ujar Novriyadiansyah.
Pesan Tegas dari Pusat
Sekretaris Jenderal DPP KAI, Apolos Djara Bonga, S.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa setelah pelantikan ini, kedelapan advokat tersebut sudah memiliki legalitas untuk beracara di seluruh wilayah Indonesia. Ia mengingatkan para anggota baru bahwa profesi advokat adalah profesi yang mulia (officium nobile).
"Jaga profesi advokat dengan integritas dan profesionalisme. Ingat, posisi advokat itu sejajar dengan penegak hukum lainnya yang bebas dan mandiri. Jaga sikap saudara di tengah masyarakat," tegas Apolos.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya fungsi sosial seorang pengacara. Apolos berpesan agar para advokat tidak hanya fokus pada materi, tetapi juga wajib memberikan bantuan hukum kepada masyarakat kecil.
"Jika ke depan Anda mendapatkan klien yang berduit, jangan pernah lupa untuk menolong orang-orang susah dan tertindas yang sedang mencari keadilan," pungkasnya.**







.jpg)





