Wakil Bupati Rohil Jhony Charles Kecewa, Ngaku Tak Diundang dalam Pelantikan Pejabat

Caption: Pada saat Jhony Charles memberikan keterangan kepada awak media usai meninjau situasi di kantornya.

Sambar.id,
Rokan Hilir – Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil), Jhony Charles, secara terbuka menyatakan kekecewaannya terhadap proses pelantikan pejabat yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir baru-baru ini. Jhony mengaku sama sekali tidak mendapatkan undangan resmi maupun pemberitahuan terkait agenda tersebut.


Hal ini terungkap saat Jhony Charles memberikan keterangan kepada awak media usai meninjau situasi di kantornya. Ia menyebut kondisi kantor Bupati terlihat sunyi, sementara aktivitas justru terpusat di kantor BPKAD.


Jhony Charles menjelaskan bahwa dirinya sempat berkeliling untuk memantau situasi perkantoran. Namun, ia merasa ada yang janggal saat melihat keramaian di kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).


"Tadi saya melihat kantor Bupati sunyi. Saya cek ke kota, ternyata di kantor BPKAD ramai sekali. Setelah saya tanya kepada anggota Satpol PP, ternyata sedang ada pelantikan," ujar Jhony Charles kepada media.


Fakta dan Realita: Tidak Ada Undangan


Jhony menegaskan bahwa sebagai Wakil Bupati, ia tidak dilibatkan dalam prosesi tersebut. Ia telah melakukan pengecekan secara menyeluruh melalui berbagai saluran komunikasi, namun hasilnya nihil.


• Pemeriksaan Mandiri: Jhony mengecek pesan WhatsApp dan tidak menemukan undangan dari Sekretaris Daerah (Sekda) maupun bagian Protokoler.


• Koordinasi Staf: Ia telah menanyakan hal tersebut kepada staf pribadi, ajudan wakil bupati (Walpri), hingga sopir, namun tidak ada satu pun yang menerima pemberitahuan.


• Sikap Kecewa: Jhony memilih untuk tetap berada di dalam mobil dan tidak turun ke lokasi acara guna menjaga kondusivitas serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.


"Intinya, saya memang tidak diberitahu dan tidak diajak dalam acara pelantikan tersebut," tegasnya.


Tanggapan Terkait Pelanggaran Wewenang


Ketika disinggung oleh awak media mengenai adanya dugaan pelanggaran wewenang sesuai undang-undang oleh pihak Sekda, Jhony Charles memberikan jawaban yang diplomatis namun menyentil.


"Saya tidak perlu menjawab itu. Mereka sudah senior, sudah pintar-pintar, dan sudah banyak makan asam garam. Seharusnya mereka lebih tahu aturan. Saya hanya ingin menjaga agar Rokan Hilir tetap kondusif," tambahnya.


Meski berusaha tetap tenang, Jhony mengakui bahwa secara personal ia merasa tidak dianggap dalam struktur pemerintahan saat ini. Ia memilih kembali ke kantor untuk tetap menjalankan tugasnya menjaga stabilitas pemerintahan di tingkat kabupaten.


Sumber: Dikutip Konfirmasi Rekaman Vidio Tim Media

(sbr_id/Red)

Lebih baru Lebih lama