PJSH UMC Prodi Peternakan Gelar Workshop Manajemen Qurban


Sambar.id Kabupaten Cirebon - Perkumpulan Juru Sembelih Halal DPD Kota dan Kabupaten Cirebon Universitas Muhammadiyah Cirebon,Prodi Peternakan beserta Majelis Tarjih dan Tajadid PDM Kabupaten Cirebon,Mengelar Workshop Manejemen Qurban.Minggu 17/04/2026.


Acara Workhsop Manejemen Qurban tersebut di gelar di Gedung 2 Universitas Muhammadiyah Cirebon,membahas tentang tata cara penyembelihan hewan Qurban, untuk memperkuat pengetahuan dan pengalaman manejemen Qurban yang baik dengan sesuai nilai-nilai Syariat Islam.


Gelaran Workshop Manejemen Qurban di dukung oleh,Himpunan Mahasiswa Peternakan UMC,Juleha Indonesia(Perkumpulan Juru Sembelih Halal Indonesi,dan di Sponsori oleh,UUT BEEF Pusat daging Lokal Import bersertifikat halal Indonesia satu-satunya di Cirebon,Taka Turbo, Gray Yatim dan Dhu"Afa,Garuda Power,Titrtajati Cirebon, Singkong Keju Kang ntis,Dewan Masjid Indonesia (DMI) Black Knives dan Parang kang ntis



Ir.H Bastoni .,S.Pt.,M.Sc.,IPM.,ASEAN Eng.,CHSA.,CSFA.Mengatakan,peserta Workshop tahun 2026 ini,sangat antusias,hampir dua ratusan peserta yang mengikuti acara Workshop ini,menjadi solusi dan edukasi kepada peserta juru sembelih(Juleha) yang di ajarkan mencakup proses hulu ke hilir mulai dari pemilihan hewan qurban hinga pasca penyembelihan,"Kata Ir.H.Bastoni.


"Ir.H.Bastoni ,S.Pt.,M.Sc.,IPm.,ASEAN Eng.,CHSA.,CSFA.mencatat ada sekitar 155 peserta dari beberapa kalangan,terdiri dari Mahasiswa,Panitia Qurban,Pengurus Masjid,Pengurus Yayasan,Forum Lebe hinga Masyarakat Umum,bahkan peserta terjauh yang hadir di Workshop ini datang dari Kota Subang,"Ujar Ir.H Bastoni.

Ketua DPW Juleha Jawa Barat,Ustadz Yusuf SZ Ash Shidiq,di tunjuk sebagai pemateri.Ustadz Yusuf menekankan tiga poin utama dalam manjrmen qurban di antaranya,pertama pemahaman syariat pemotongan hewan qurban secara halal,Kedua teknik penyembelihan yang tepat,Ketiga kesejahteran hewan yang akan di Qurban.


"Qurban itu ibadah tahunan yang berulang,jangan sampai terjebak,mengangap Quraban itu sekedar tradisi biasa tanpa aturan.Kita harus mengembalikan esensi bahwa Qurban adalah ibadah yang memiliki tat aturan baku untuk menghasilkan daging yang halal dan baik ," Jelas Usatdz Yusuf.


Ia juga mengakui bahwa mengubah kebiasan lama di masyarakat seperti teknik merobohkan atau memotong sapi yang kurang tepat,merupakan tantangan berat oleh karena itu pelatihan berkala seperti ini sangat di butuhkan melalui dukungan.Akademisi.


Prlatihhan ini sebagai sarana untuk menyampaikan kembali bahwa ibada Qurban itu, ada tatacara,tatalaksana dan aturan,Pemerintah sudah memberikan ruang untuk bisa melaksanakan Qurban itu dengan baik.


"Maka pelatihan ini sangat di butuhkan bagi masyrakat pada umumnya dengan harapan kita melakukan penyembelihan Hewan Qurban di lakukan dengan lebih baik dan lebih baik lagi menurut Syariat Islam,"Pungkasnya.

Lebih baru Lebih lama