SMP PGRI 2 Kalapanunggal Terima Program Revitalisasi Pendidikan 2026, Tingkatkan Pelayanan Pendidikan yang Optimal


SAMBAR.ID | SUKABUMI – SMP PGRI 2 Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, terpilih menjadi salah satu satuan pendidikan penerima Program Revitalisasi Pendidikan tahun anggaran 2026. Pembangunan dan pembenahan sarana prasarana sekolah ini akan dilaksanakan menggunakan sistem swakelola, yang pengelolaannya berjalan secara mandiri dan terkoordinasi demi mewujudkan pelayanan pendidikan yang maksimal.

 

Program ini bertujuan untuk memperbaiki dan melengkapi fasilitas sekolah agar lebih layak, aman, dan nyaman dalam menunjang kegiatan belajar mengajar. Berbeda dengan cara konvensional, metode swakelola memberikan kewenangan penuh kepada sekolah dan masyarakat sekitar untuk mengelola proses pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan, tanpa melibatkan kontraktor pihak ketiga.

 

Menanggapi beberapa pemberitaan yang menyebutkan bahwa ketua pelaksana pembangunan berasal dari pihak luar, hal tersebut dinilai kurang tepat. Berdasarkan penjelasan yang ada, penunjukan ketua pelaksana merupakan penugasan resmi dari pihak Yayasan untuk membantu kelancaran administrasi dan pelaksanaan teknis di lokasi, sehingga tetap berada dalam lingkup pengawasan dan koordinasi pihak sekolah dan yayasan.

 

Ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), Melan, menyampaikan rasa syukur dan tanggung jawab besar atas kepercayaan ini. Menurutnya, tim pelaksana dibentuk khusus untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai aturan, kualitas terjaga, dan dana bantuan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan peningkatan fasilitas pendidikan di sini.

 

“Kami sangat bersyukur sekolah kami terpilih. Keberadaan kami di sini adalah amanah dari Yayasan untuk memastikan administrasi berjalan rapi dan pekerjaan tuntas sesuai rencana, bukan sebagai pihak luar yang lepas kendali. Kami bekerja sepenuhnya untuk kepentingan sekolah ini,” ujar Melan.

 

Dalam pelaksanaannya, seluruh proses akan diawasi ketat, melibatkan unsur sekolah, yayasan, tokoh masyarakat, serta instansi terkait. Sistem ini dinilai lebih efektif dan mampu menggerakkan ekonomi lokal karena dapat menyerap tenaga kerja dan pengadaan bahan bangunan dari lingkungan sekitar.

 

Kepala SMP PGRI 2 Kalapanunggal, Marwan, mengapresiasi langkah pemerintah melalui program ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan berharap, setelah direvitalisasi, sekolah ini dapat semakin berkualitas dan melahirkan generasi muda yang berprestasi. Ia juga menegaskan bahwa seluruh elemen yang terlibat bekerja dalam satu barisan untuk kemajuan sekolah.

 

“Dengan fasilitas yang lebih lengkap dan baik nantinya, kami optimis semangat belajar siswa serta kinerja tenaga pendidik akan semakin meningkat. Ini adalah langkah besar bagi kemajuan pendidikan di wilayah Kalapanunggal. Kami pastikan semua proses berjalan transparan dan bertanggung jawab,” ungkap Marwan.

 

Rencana revitalisasi ini mencakup pembenahan ruang kelas, ruang guru, fasilitas sanitasi, hingga pelengkap sarana penunjang pendidikan lainnya. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai dalam kurun waktu yang telah ditetapkan, agar segera dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga sekolah.

 

Keberhasilan pelaksanaan program ini diharapkan menjadi contoh baik penerapan sistem swakelola, yang mengutamakan gotong royong, kebersamaan, dan rasa memiliki yang tinggi terhadap kemajuan dunia pendidikan.



[Hans]

Lebih baru Lebih lama