Warga RT 08 Parit Ilahi Resah, Ular Sawa dan Buaya Kerap Muncul di Pemukiman


Sambar.id | Tanjung Jabung Barat — Warga RT 08 Parit Ilahi, Desa Lumahan, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, mengaku semakin resah dengan kemunculan satwa liar di sekitar lingkungan permukiman mereka.


Dalam beberapa waktu terakhir, warga menyebut ular sawa hingga buaya kerap terlihat di sekitar parit dan kawasan dekat rumah penduduk. 


Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi warga yang memiliki ternak peliharaan seperti ayam, itik, dan hewan kecil lainnya.


Wilayah RT 08 Parit Ilahi diketahui berada tidak jauh dari aliran parit anak Sungai Pengabuan.


Faktor geografis itu disebut menjadi salah satu penyebab satwa liar masih sering masuk ke area permukiman warga.


Menurut keterangan masyarakat setempat, kemunculan hewan liar tidak hanya terjadi pada malam hari, namun juga mulai terlihat pada siang hari.


Situasi tersebut membuat sebagian warga merasa waswas saat beraktivitas di luar rumah.

“Kadang malam muncul ular sawa besar, siang hari pun pernah terlihat. 


Bahkan warga juga mengaku pernah melihat buaya di sekitar parit,” ujar salah seorang warga, Senin (25/5/2026).


Kondisi ini membuat masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan, terutama saat menjaga ternak dan ketika anak-anak bermain di sekitar lingkungan parit.


Sebagian warga mengaku bersyukur karena ada beberapa masyarakat yang memiliki senapan angin untuk membantu mengantisipasi ancaman hewan liar yang dinilai membahayakan ternak warga.


Keberadaan senapan angin tersebut, menurut warga, bukan untuk hal-hal yang melanggar hukum, melainkan lebih kepada upaya perlindungan dan antisipasi apabila hewan liar masuk ke lingkungan permukiman.

“Kalau tidak diantisipasi, ternak warga bisa habis dimangsa.


Kami hanya berusaha menjaga keamanan lingkungan,” ungkap warga lainnya.


Masyarakat juga berharap adanya perhatian dari pemerintah desa maupun pihak terkait terhadap kondisi yang dialami warga RT 08 Parit Ilahi tersebut.


Warga menilai perlu adanya langkah konkret, baik berupa sosialisasi penanganan satwa liar maupun bantuan pengamanan lingkungan di kawasan yang berbatasan langsung dengan aliran sungai dan rawa.


Selain mengancam ternak, warga khawatir kemunculan ular sawa maupun buaya sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak yang sering bermain di sekitar parit.


Hingga kini, masyarakat mengaku masih mengandalkan kewaspadaan mandiri dan gotong royong antarwarga untuk menghadapi ancaman satwa liar tersebut.


Warga berharap pemerintah dapat memaklumi kondisi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan kemunculan hewan liar dan memberikan solusi yang tepat agar keamanan lingkungan tetap terjaga.


Masyarakat RT 08 Parit Ilahi juga meminta adanya perhatian serius sebelum muncul korban maupun kerugian yang lebih besar akibat gangguan satwa liar di kawasan tersebut.


Narasumber: Marjuni

Jurnalis: Apriandi

Lebih baru Lebih lama