SAMBAR.ID, Herlang Bulukumba, SULSEL– Seekor paus yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 7 meter dan tinggi sekitar 1 meter ditemukan mati terdampar di pesisir Kampung Pattinoang, Lingkungan Banyoro, Kelurahan Tanuntung, Kecamatan Herlang, Sabtu (27/6).
Hingga kini penyebab paus tersebut terdampar belum diketahui. Bangkai mamalia laut yang dilindungi itu telah membusuk, bagian perutnya pecah, dan mengeluarkan aroma busuk yang menyengat sehingga mengganggu masyarakat di sekitar lokasi.
Mendapat laporan dari warga, Camat Herlang, Andi Fidyah Samad, langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi bangkai paus dan berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan serta instansi terkait mengenai langkah penanganan.
Menurut Andi Fidyah Samad, penanganan bangkai paus memerlukan alat berat seperti ekskavator untuk dikuburkan atau dilakukan evakuasi sesuai prosedur oleh instansi yang berwenang. Warga mengalami kesulitan menangani bangkai paus karena ukurannya yang besar dan statusnya sebagai satwa yang dilindungi.
Ia juga mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar tidak berenang di sekitar lokasi bangkai paus serta menggunakan masker saat berada di sekitar kawasan tersebut untuk mengurangi dampak bau menyengat yang ditimbulkan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak berenang di sekitar lokasi bangkai paus dan menggunakan masker saat berada di area tersebut demi menjaga kesehatan," ujar Andi Fidyah Samad.
Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama instansi teknis segera melakukan evakuasi bangkai paus agar tidak semakin mengganggu aktivitas warga maupun menimbulkan dampak terhadap lingkungan pesisir. Hingga berita ini diterbitkan, proses koordinasi penanganan masih terus dilakukan.
Lp.AfsAsM77








.jpg)



