SAMBAR.ID | BATURAJA – Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kembali mengukir prestasi gemilang. Untuk kesebelas kalinya secara berturut-turut, Pemerintah Daerah OKU berhasil meraih penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Penghargaan ini diberikan secara resmi oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sumatera Selatan.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, di lantai 3 Gedung BPK RI Perwakilan Sumatera Selatan, Selasa (9/6/2026).
Bupati Teddy Meilwansyah menyatakan bahwa capaian ini bukanlah hasil kerja satu pihak saja, melainkan buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan komitmen bersama seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Opini WTP yang diberikan BPK menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan keuangan daerah telah berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
“Kami mengapresiasi sepenuhnya dedikasi seluruh jajaran, mulai dari badan, dinas, hingga sekretariat daerah. Mereka telah bekerja sungguh-sungguh menyajikan laporan yang valid, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan, baik dari sisi administrasi maupun hasil verifikasi di lapangan,” ujar Bupati Teddy.
Meski merasa bangga, Bupati mengingatkan bahwa raihan WTP ini bukanlah tujuan akhir pemerintahan. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut justru menjadi amanah dan tanggung jawab yang harus dijaga serta ditingkatkan kualitasnya.
“Opini WTP bukan sekadar piala atau sertifikat. Nilai yang paling utama adalah bagaimana setiap rupiah anggaran yang dikelola dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang disampaikan oleh tim pemeriksa BPK akan segera ditindaklanjuti secara menyeluruh. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin bersih, sehat, dan berorientasi pada pelayanan publik.
( Amel)








.jpg)



