Sambar.id, Bulukumba – Dua momen penuh haru mewarnai dunia pendidikan di Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba,Sulawesi-selatan menjelang dan pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027. Kepedulian Pemerintah Kecamatan Herlang terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapat apresiasi dari masyarakat.
Momen pertama terjadi sehari sebelum dimulainya tahun ajaran baru. Camat Herlang, Andi Nurfidyah Samad, S.Sos, menyerahkan bantuan perlengkapan dan kebutuhan sekolah kepada sejumlah siswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi para orang tua yang tengah menghadapi keterbatasan ekonomi.
Salah seorang wali murid, Andi Hasriani, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan pemerintah kecamatan.
«"Saya benar-benar tidak menyangka ada perhatian sebesar ini dari Ibu Camat Herlang. Jujur, saya sempat bingung harus mencari biaya dari mana untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak kami sekaligus kebutuhan keluarga. Bantuan ini sangat berarti bagi kami," ungkapnya.»
Momen kedua yang tak kalah mengharukan adalah pelepasan tiga pelajar asal Kecamatan Herlang yang berhasil lolos seleksi Sekolah Rakyat, program pendidikan yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Ketiga siswa bersama orang tua mereka dilepas secara resmi di Kantor Camat Herlang.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Dari empat siswa jenjang SMA yang lolos mewakili Kabupaten Bulukumba melalui seleksi ketat, dua di antaranya berasal dari Kecamatan Herlang. Sementara pada jenjang SMP, dari dua siswa yang lolos tingkat kabupaten, satu merupakan pelajar asal Herlang.
Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Jusni, mengapresiasi langkah aktif Pemerintah Kecamatan Herlang yang terus berkoordinasi dan mengusulkan anak-anak yang memenuhi syarat agar dapat mengikuti Program Sekolah Rakyat.
"Respons Pemerintah Kecamatan Herlang sangat baik. Mereka aktif berkoordinasi dengan kami sehingga anak-anak Herlang yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti Program Sekolah Rakyat. Ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan generasi penerus," ujarnya.
Sementara itu, Camat Herlang Andi Nurfidyah Samad, S.Sos menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada anak di Kecamatan Herlang yang putus sekolah karena keterbatasan biaya.
"Anak-anak dari keluarga kurang mampu adalah tanggung jawab kita bersama. Kami ingin mereka bisa melanjutkan pendidikan hingga SMA, bahkan jika memungkinkan sampai perguruan tinggi. Kami tidak ingin ada satu pun anak Herlang yang putus sekolah hanya karena alasan biaya. Pemerintah Kecamatan Herlang akan terus hadir dan membantu sesuai kemampuan yang ada," tegasnya.
Kepedulian tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai menunjukkan bahwa pemerintah hadir tidak hanya melalui pelayanan administrasi, tetapi juga melalui aksi nyata dalam membuka akses pendidikan bagi seluruh anak. Semangat tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus memperkuat perhatian terhadap pendidikan sebagai investasi masa depan bangsa.
(isalHaEaSm77)










