Dua Pekan di Malaysia, Pensiunan Guru Asal Bulukumba: "Kuala Lumpur dan Kota Kinabalu Bak Surga Dunia"

SAMBAR.ID |

Bulukumba – Pengalaman berkunjung ke luar negeri meninggalkan kesan mendalam bagi Puang A. Syapri, seorang pensiunan guru asal Dusun Tanuntung, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Selama kurang lebih dua pekan berada di Malaysia, ia mengaku terpukau dengan keindahan dan kenyamanan yang ditawarkan Negeri Jiran.


Kunjungan tersebut dilakukan atas undangan keluarganya yang telah lama bekerja di Malaysia. Kesempatan itu dimanfaatkannya untuk menikmati suasana Kuala Lumpur dan Kota Kinabalu, dua kota yang menurutnya memiliki daya tarik tersendiri.


"Bagi saya, Kuala Lumpur dan Kota Kinabalu merupakan kota yang sangat indah. Suasananya seperti surga dunia bagi orang yang memiliki kemampuan untuk menikmati berbagai fasilitas yang ada," tutur Puang A. Syapri saat berbagi pengalamannya.


Selama berada di Malaysia, ia juga melihat besarnya kontribusi pekerja migran Indonesia. Menurutnya, banyak warga Indonesia, termasuk masyarakat asal Kabupaten Bulukumba, yang berhasil membangun kehidupan dan meraih kesuksesan di Negeri Jiran.


"Saya bangga melihat banyak warga Indonesia, termasuk orang Bulukumba, yang bekerja dengan baik dan berhasil di sana. Mereka menjadi bukti bahwa masyarakat kita mampu bersaing di luar negeri," ujarnya.


Tak hanya terkesan dengan pembangunan dan kebersihan kota, Puang A. Syapri juga menilai Malaysia layak menjadi destinasi wisata bagi masyarakat Indonesia yang ingin melepas penat dari rutinitas pekerjaan.


"Kalau ada pejabat atau siapa pun yang ingin menenangkan pikiran setelah sibuk bekerja, menurut saya Malaysia bisa menjadi salah satu pilihan untuk berlibur," katanya.


Di penghujung ceritanya, pensiunan guru yang dikenal ramah itu menutup kisahnya dengan candaan yang mengundang tawa.


"Saya ini sudah lama pensiun menjadi guru, dan kebetulan sekarang juga seorang duda," ucapnya sambil tersenyum.


Pengalaman Puang A. Syapri menjadi gambaran bahwa perjalanan ke luar negeri tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga membuka wawasan tentang kemajuan sebuah negara sekaligus membangkitkan rasa bangga melihat banyak putra-putri Indonesia yang sukses berkarya di mancanegara.


(lp:IsalHaEaSM77)

Lebih baru Lebih lama