BATURAJA TIMUR SAMBAR iD– Seorang pria bernama Haris Ananda ditangkap petugas Opsnal Polsek Baturaja Timur karena diduga melakukan pencurian berulang kali terhadap stok seragam dan sepatu sekolah di Gedung Aula Serba Guna Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Aksi yang diduga berlangsung selama hampir lima bulan, sejak Mei hingga September 2026, tersebut mengakibatkan kerugian materiil mencapai Rp177 juta.
Berdasarkan informasi perkara, pencurian terjadi di gedung penyimpanan perlengkapan sekolah di Jalan Muhammad Muslimin, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur. Barang-barang tersebut merupakan stok perlengkapan bagi siswa SMP se-Kabupaten OKU.
Dalam menjalankan aksinya, tersangka diduga berulang kali mengambil berbagai perlengkapan sekolah, mulai dari seragam SMP, topi, dasi, tas, hingga sepatu. Barang-barang tersebut diangkut menggunakan sejumlah karung plastik dengan berat bervariasi serta 20 kardus berisi sepatu merek Converse.
Akibat kejadian tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten OKU mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp177.000.000.
Petugas kemudian berhasil menangkap Haris Ananda di persimpangan tiga wilayah Dinas Pendidikan. Setelah penangkapan, tersangka dibawa untuk menunjukkan lokasi penyimpanan barang-barang yang diduga merupakan hasil pencurian.
Dari lokasi tersebut, petugas menyita barang bukti berupa 25 tas ransel berwarna navy bertuliskan “SAYANGI OKU” serta tiga dus cokelat berisi sekitar 30 pasang sepatu merek Converse bergambar anak sekolah.
Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui telah mengambil barang-barang dari Gedung Aula Serba Guna Dinas Pendidikan Kabupaten OKU. Meski demikian, penyidik masih perlu mendalami rangkaian kejadian serta menelusuri barang-barang lain yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Atas dugaan perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pencurian dengan pemberatan, sebagaimana tercantum dalam informasi perkara
Kasus ini menjadi perhatian karena barang yang diduga dicuri merupakan perlengkapan sekolah yang diperuntukkan bagi kebutuhan siswa. Pengungkapan perkara diharapkan dapat membantu pemulihan aset serta mendorong pengamanan yang lebih ketat terhadap penyimpanan barang milik pemerintah.
Amel Sambar id










