DAMPINGI H. JUNAJAH JAJAH NURDIANSYAH, S.PD., MUHAMAD ANDRIS, S.AP. CATAT TIGA PRIORITAS UTAMA WARGA WARUNGKIARA PADA RESES KE-3 TAHUN SIDANG 2026


SAMBAR.ID | SUKABUMI – Proses demokrasi di tingkat akar rumput kembali bergema di Kabupaten Sukabumi. Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan yang mewakili Daerah Pemilihan ⁦(Dapil)⁩ 1, H. Junajah Jajah Nurdiansyah, S.Pd., menggelar Reses ke-3 Tahun Sidang 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (26/10/2026) ini mengambil lokasi di Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara.


‎Dalam kegiatan tersebut, H. Junajah didampingi secara intensif oleh Muhamad Andris, S.AP. Kehadiran Andris bukan hanya sebagai pendamping teknis, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antara wakil rakyat dengan struktur masyarakat sipil, mengingat posisinya sebagai Ketua Umum SABA DESA.


Muhamad Andris mengungkapkan bahwa kehadiran elemen masyarakat terorganisir dalam proses reses sangat penting untuk memastikan data yang disampaikan akurat dan relevan. Menurutnya, dialog langsung seperti ini merupakan wujud nyata dari kedaulatan rakyat yang harus dijaga.


‎“Kami hadir untuk memastikan bahwa setiap keluh kesah warga tersampaikan dengan jelas dan tidak ada yang terlewat. Pendampingan ini bentuk komitmen kami untuk mengawal fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi agar tepat sasaran,” ungkap Andris di sela-sela kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa berdasarkan hasil diskusi selama reses berlangsung, terdapat tiga sektor utama yang menjadi sorotan tajam warga Warungkiara. Ketiga isu dominan tersebut adalah permasalahan di sektor pertanian yang menyangkut kesejahteraan petani, kendala administrasi dan akses layanan BPJS Kesehatan, serta kebutuhan peningkatan fasilitas dan dukungan bagi Madrasah.


‎Sebagai Ketua Umum SABA DESA, Andris pun menambahkan bahwa organisasi yang ia pimpin akan terus berperan aktif dalam memverifikasi dan mendampingi realisasi dari aspirasi-aspirasi tersebut pasca-reses. Ia menekankan bahwa SABA DESA siap berkolaborasi dengan pemerintah desa dan anggota dewan untuk memantau tindak lanjutnya.


‎“Isu pertanian, BPJS, dan Madrasah adalah isu strategis yang menyentuh hajat hidup orang banyak. SABA DESA akan terus melakukan advokasi bersama agar solusi yang ditawarkan oleh Bapak H. Junajah di parlemen benar-benar implementatif di lapangan,” tegasnya.


‎Menutup pernyataannya, ia berharap agar hasil reses kali ini tidak berhenti sebatas catatan di atas kertas, melainkan dapat segera ditindaklanjuti melalui mekanisme anggaran atau regulasi daerah. Andris optimis bahwa kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan organisasi masyarakat seperti SABA DESA akan membawa dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Warungkiara. 


(Hans)⁩

Lebih baru Lebih lama