SAMBAR.ID | SUKABUMI – Ketua Umum SABA DESA, Muhamad Andris, S.AP., kembali menunjukkan komitmennya dalam mendampingi kegiatan legislatif di tingkat akar rumput. Kali ini, ia hadir mendampingi Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan Dapil I, H. Junajah Jajah Nurdiansyah, S.Pd., dalam pelaksanaan reses masa sidang ke-3 tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Gunung Tanjung, Kecamatan Cisolok, pada Selasa (27/10/2026) tersebut dihadiri oleh ratusan warga dari Desa Gunung Tanjung dan Desa Gung Karamat. Kehadiran Andris sebagai pendamping resmi menegaskan peran strategis organisasi masyarakat sipil dalam menjembatani aspirasi konstituen dengan wakil rakyat.
Dalam sesi dialog terbuka, tiga isu utama mendominasi pembahasan warga, yakni pelayanan BPJS Kesehatan, penyelesaian masalah pertanahan, serta perbaikan infrastruktur jalan kabupaten yang menghubungkan wilayah Gung Karamat hingga Cisolok.
Menanggapi dinamika tersebut, Muhamad Andris menekankan pentingnya kolaborasi antara elemen masyarakat dan legislatif.
"Kehadiran kami di sini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa setiap keluhan warga tersampaikan dengan data yang akurat kepada anggota dewan. SABA DESA senantiasa eksis dan aktif mendampingi berbagai kegiatan legislator karena kami percaya bahwa pembangunan harus berbasis pada kebutuhan riil masyarakat," ungkap Andris.
Ia juga menambahkan bahwa isu infrastruktur jalan dari Gung Karamat menuju Cisolok merupakan urat nadi ekonomi bagi warga setempat. Kerusakan atau ketidaklayakan jalan di ruas tersebut dinilai menghambat distribusi hasil bumi dan akses pelayanan publik.
"Infrastruktur jalan kabupaten ini sangat vital. Jika jalan rusak, dampak ekonomi dirasakan langsung oleh petani dan pelaku UMKM. Oleh karena itu, kami mendorong agar usulan perbaikan ini mendapatkan prioritas dalam pembahasan anggaran daerah," tambah Andris.
Selaku Ketua Umum SABA DESA sekaligus pendamping reses, Andris berharap hasil dari penyerapan aspirasi kali ini tidak berhenti di ruang rapat dewan saja, melainkan dapat ditindaklanjuti dengan program kerja yang konkret.
"Kami berharap sinergi antara SABA DESA, anggota dewan, dan pemerintah daerah dapat menghasilkan solusi nyata, terutama terkait percepatan penerbitan sertifikat tanah dan optimalisasi layanan BPJS. Jangan biarkan aspirasi masyarakat hanya menjadi wacana," harap Andris menutup keterangannya.
Sementara itu, H. Junajah Jajah Nurdiansyah menyambut baik dukungan penuh dari SABA DESA. Ia menyatakan bahwa data dan masukan yang difasilitasi oleh Andris akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam memperjuangkan hak-hak konstituen Dapil 1 di gedung parlemen.
(Hans)













