SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Syarifudin Hafid, SH, mendorong pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal agar semakin mampu menembus pasar nasional maupun internasional.
Menurut Syarifudin, Sulteng memiliki beragam produk unggulan yang berasal dari sektor pertanian, perikanan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Potensi tersebut dinilai perlu didukung dengan pemahaman yang lebih baik mengenai prosedur dan standar perdagangan internasional.
“Sulteng memiliki banyak produk lokal yang luar biasa dan kompetitif. Para pelaku usaha harus diberi edukasi mengenai alur birokrasi dan standarisasi ekspor,” kata Syarifudin, Selasa (6/10/2026).
Ia menilai, salah satu tantangan yang masih dihadapi pelaku usaha daerah adalah pemahaman terhadap prosedur administrasi dan berbagai persyaratan teknis untuk memasuki pasar ekspor.
Karena itu, Syarifudin mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, kementerian terkait, serta institusi karantina dalam memberikan pendampingan kepada pelaku usaha.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor diperlukan agar kendala teknis dan regulasi yang berkaitan dengan karantina maupun persyaratan ekspor dapat ditangani secara lebih efektif.
Syarifudin juga mendorong adanya penyederhanaan prosedur birokrasi dan peningkatan kemudahan berusaha, dengan tetap memperhatikan standar serta ketentuan yang berlaku.
“Penyederhanaan birokrasi dan kemudahan regulasi diharapkan dapat menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Selain pengembangan produk lokal dan sektor ekspor, DPRD Sulawesi Tengah juga mendorong penguatan investasi, pariwisata, serta ekonomi kreatif. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.***/Red.
Sumber: Strategisnews.id











