SAMBAR.ID | JAKARTA – Babak baru dalam upaya pelestarian seni budaya tradisional Nusantara resmi dimulai. Melalui Rapat Pleno Dewan Presidium dan Majelis Tinggi yang digelar pada Kamis (1/10/2026), Rd. H. Piar Pratama, S.H. secara aklamasi ditetapkan sebagai Presiden Association for the Preservation of the Traditional Art and Culture of Pencak Silat (APTRASILAT) untuk masa bakti 2026–2031.
Keputusan ini merupakan hasil dari serangkaian sidang musyawarah yang mengevaluasi arah strategis organisasi. Fokus utama evaluasi tersebut adalah memperkuat eksistensi Pencak Silat, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga meningkatkan daya tawar di kancah internasional.
Dalam sambutan perdananya pasca-penetapan, Piar Pratama menyatakan rasa syukur dan komitmen penuh untuk membawa APTRASILAT menjadi lebih progresif. Ia menekankan bahwa tugas pelestarian Pencak Silat melampaui sekadar menjaga warisan fisik atau gerakan bela diri.
"Pencak Silat adalah identitas dan marwah leluhur bangsa Indonesia yang telah diakui dunia sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO. Tugas kita bersama adalah memastikan tradisi ini tetap hidup, dicintai generasi muda, dan dihargai di kancah global tanpa kehilangan akar budayanya," ujar Piar Pratama.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai luhur moral, filosofi, dan karakter bangsa yang terkandung dalam Pencak Silat harus terus dirawat agar tidak tergerus oleh arus modernisasi yang mengikis identitas lokal.
Menanggapi penetapan ini, Panitia Nasional Penyelenggara mengonfirmasi bahwa prosesi pelantikan pengurus baru akan dilaksanakan pada Oktober 2026. Acara sakral tersebut direncanakan akan dihadiri oleh tokoh-tokoh budayawan Nusantara, dewan sesepuh, perwakilan berbagai aliran tradisional Pencak Silat, hingga perwakilan kementerian dan lembaga negara terkait.
Hadirnya tamu kehormatan dari jejaring kebudayaan internasional juga dijadwalkan turut meramaikan acara, menandakan semakin terbukanya kolaborasi global dalam memajukan seni budaya tradisional Indonesia.
Dengan terpilihnya kepemimpinan baru ini, Dewan Presidium dan Majelis Tinggi APTRASILAT optimis organisasi akan semakin solid dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Harapan besar tertumpu pada kemampuan kepemimpinan Piar Pratama dalam mengemban misi besar melestarikan seni dan budaya tradisional Pencak Silat hingga ke panggung dunia.
(Hans)











