Sambar.id,Jakarta,jabar - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kembali melaporkan adanya penambahan kasus harian positif di Tanah Air. Hingga hari ini, Minggu (19/3/2023) tercatat ada 272 orang yang terpapar Covid-19.
Sehingga jumlah akumulatif masyarakat yang dinyatakan positif Covid-19 terhitung sejak Maret 2020 hingga kini menjadi 6.741.354 orang.
Kenaikan kasus positif juga terus dibarengi dengan mereka yang telah sembuh dan dinyatakan terbebas dari Corona. Pada hari ini terjadi penambahan 206 orang yang negatif, sehingga total kasus sembuh di Indonesia mencapai 6.576.542 orang.
Sementara itu, jumlah kasus kematian pasien positif dilaporkan Satgas Covid-19 hingga hari ini telah menyentuh angka 160.971 jiwa, setelah terjadi penambahan 2 orang dalam 24 jam terakhir.
Data update pasien Covid-19 di Indonesia yang disebabkan virus Corona tersebut terhitung sejak Sabtu, 18 Maret 2023 pukul 12.00 WIB hingga hari ini Minggu (19/3/2023) pada jam yang sama atau per 24 jam.
Sementara itu, Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinkes DKI Ngabila Salama menyatakan bahwa kondisi Covid-19 di DKI Jakarta sangat terkendali. Menurut Ngabila Bed Occupation Rate (BOR) atau persentase pemakaian tempat tidur di rumah sakit hanya 5 persen.
Hanya saja, lanjut Ngabila kondisi ini tetap memerlukan pemantauan lebih lanjut. Dia menyebut ada potensi kenaikan kasus Covid-19 pada 1-2 pekan ke depan karena kondisi cuaca yang cenderung hujan di Ibu Kota.
"Cuaca yang kurang baik dan musim penghujan saat ini, trend infeksi saluran pernapasan (ISPA) biasanya meningkat, juga dengan Covid-19. Imunitas menurun karena faktor kelelahan, stres, kurang tidur dan istirahat, kurang aktivitas fisik (olahraga), kurang makan sayur dan buah," kata Ngabila dalam keterangan tertulis, Senin (13/3/2023).
Untuk mencegah sakit, Ngabila menyarankan masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat dan tetap memakai masker di keramaian guna menghindari Covid-19 dan penyakit menular lainnya.
"Terutama di tempat padat termasuk transportasi umum. Hindari kontak dengan orang yang sedang sakit," kata Ngabila.
Selain itu, Ngabila menyampaikan bahwa untuk mencegah kematian dan Long Covid-19, masyarakat, khususnya warga Jakarta, diminta segera melengkapi vaksinasi dosis empat untuk usia 18 tahun ke atas.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa kasus kematian dalam satu minggu terakhir ada sebanyak tiga kasus. Di mana semuanya berusia diatas 50 tahun dengan komorbid sangat berat. Dua orang tercatat belum divaksin sama sekali. Sementara itu, satu orang baru menerima vaksin satu kali.
"Vaksin adalah helm penjagaan kita utk tidak meninggal / menhalami keparahan jika terkena covid19. Buruan selagi ada dan gratis.
rilis hafiz alfazri






.jpg)



