Sambar.id Kabupaten Cirebon - DPD GJMI Kabupaten Cirebon,bereaksi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata harus bertanggung jawab atas kelalain adanaya tempat hiburan malam, yang menampilkan pesta Lesbian,Gay ,biseksual dan transgender (LGBT) baru-baru ini yang Viral tersebar di dunia maya di salah satu Club malam di Cirebon.
Hal itu menuai sorotan tajam dari beberapa kalangan Aktivis Kabupataen Cirebon,Salah satunya DPD GJMI
Menurut Ketua GJMI Kabupaten Cirebon,Heri Mulyana Sunguh tidak pantas Hiburan malam di Cirebon menampilkaan Pesta LGBT,Cirebon adalah kota wali yang tidak sepantasnya hiburan malam dengan Pesta-pesta demikian,"Ujar Ketua GJMI Saat di hubungi lewat sambungan tlp 23/01/2026.
Sunguh tidak pantas Cirebon adalah tempat nya para wali,leluhur kita adalah penyebar agama Islam, dan di hormati di beberapa wilayah di pulau jawa,Cirebon ini di bangun karena peradaban Islamnya yang kental"kami mengecam keras tempat hiburan malam seperti ini harus di tutup, di Cirebon karena tidak pantas.
" kami juga meminta kepada pihak aparat penegak hukum untuk menindak lanjuti hal adanya pesta LGBT,"Tegas Heri Mulyana.
Dinas Pariwisata Kabupaten Cirebon pun harus bertanggung jawab dengan adanya Hiburan malam yang membolehkan kaum Sodom di tanah wali ini,"Pungkasnya.(Juli/Is)









