SPPG Pusakanagara Salurkan 1750 Paket MBG Kepada Warga Korban Banjir


SPPG Pusakanagara serahkan bantuan nasi box untuk korban banjir kepada Camat Pusakanagara yang di dampingi Anggota Koramil 0511/Pusakanagara serta Kepala Desa Patimban.

 

Sambar.id, Subang, Jabar - Badan Gizi Nasional (BGN) salurkan 1750 paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk korban banjir Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Rabu (04/01/2026)


Penyaluran dilakukan oleh lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat, yakni SPPG Patimban, Pusakratu, Kotasari dan Nambo Kecamatan Pusakanagara. Paket bantuan diantarkan langsung ke posko banjir Patimban.

Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Pusakanagara Risma Ayu Rama Wijayanti menjelaskan, penyaluran makanan siap saji ini merupakan kepedulian sosial terhadap warga yang terdampak bencana banjir.

"Penyaluran  makanan siap saji ini merupakan kepedulian sosial kami terhadap sodara-sodara kita yang terdampak. Program ini tetap kami jalankan tanpa  mengurangi kewajiban kami untuk terus menyalurkan bantuan kepada penerima manfaat leguler," tutur Risma.


Risma menyebut pada hari ini pihaknya menyalurkan bantuan 1500 nasi kotak kepada warga yang berada diwilayah Patimban yang masih tergenang air.


"Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat bagi sodara kita yang terdampak banjir," ucapnya.

Langkah cepat BGN melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut mendapat apresiasi dari Camat Pusakanagara Agus Hermawan. Ia menilai pengalihan MBG menjadi intervensi penting untuk melindungi kelompok rentan, terutama anak-anak, di tengah kondisi darurat.

"Kami mengapresiasi peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Pusakanagara yang telah membantu pemenuhan gizi warga terdampak banjir. Harapannya, dukungan ini dapat terus berlanjut hingga masa pemulihan, agar kebutuhan gizi anak-anak tetap terjaga meski berada dalam situasi bencana," tutur Agus Hermawan.

Melalui distribusi MBG, pemerintah tidak hanya merespons bencana secara darurat, tetapi juga menegaskan komitmen menjaga kualitas kesehatan dan ketahanan gizi masyarakat, khususnya di wilayah Pusakanagara yang tengah menghadapi krisis akibat bencana alam," terang Agus Hermawan.
Lebih baru Lebih lama