Update KLM Nur Ainun Balqis Tenggelam di Selat Makassar, 2 ABK Masih Dalam Pencarian


TIM SAR GABUNGAN terus mengupayakan pencarian terhadap dua orang Anak Buah Kapal (ABK) KLM Nur Ainun Balqis yang dinyatakan hilang di perairan Selat Makassar, Kabupaten Donggala, Sulteng/F-Hms Basarnas Palu.


SAMBAR.ID, Donggala, Sulteng - Tim SAR Gabungan terus mengupayakan pencarian terhadap dua orang Anak Buah Kapal (ABK) KLM Nur Ainun Balqis yang dinyatakan hilang setelah kapal mereka dihantam ombak besar dan tenggelam di perairan Selat Makassar, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.


Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga SAR Basarnas Palu, Rusmadi, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi saat kapal yang mengangkut lima orang tersebut sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Nunukan menuju Pelabuhan Orange, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.


"Kapal berangkat pada Kamis (12/2) dini hari. Namun, saat memasuki perairan Selat Makassar pada Sabtu (14/2) pukul 03.00 WITA, kapal dihantam ombak besar hingga oleng dan tenggelam. Seluruh kru kapal dilaporkan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri," ujar Rusmadi dalam keterangan persnya, Selasa (17/2/2026).


Tiga orang korban ditemukan dalam kondisi selamat oleh kapal nelayan dari Kabupaten Donggala pada Minggu (15/2) malam pukul 20.00 WITA. 


Ketiga korban selamat tersebut diidentifikasi bernama Saharudin (47), Muh. Alwi (32), dan Muksin (47). Sementara itu, dua orang lainnya, yakni Guswan (47) dan Adam (20), hingga kini belum ditemukan.


Upaya Pencarian Hari Ke-4




Pada Selasa pagi pukul 07.30 WITA, Tim SAR Gabungan telah memulai kembali operasi pencarian. Fokus pencarian dilakukan di area koordinat yang telah ditentukan dengan mengerahkan KN SAR Baladewa.


"Tim melakukan pencarian menggunakan pola Search Pattern seluas 309 Nm dan Track Spacing 1 Nm. Kami akan terus melakukan evaluasi berdasarkan situasi dan kondisi di lapangan," tambah Rusmadi.


Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan berawan dengan kecepatan angin berkisar antara 4 hingga 13 knots dari arah utara. Adapun tinggi gelombang terpantau berada di angka 0,5 hingga 1,25 meter.


Unsur yang Terlibat


Operasi kemanusiaan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya:

*Tim Rescue KPP Palu dan ABK KN SAR Baladewa.

*Lanal Palu dan Polairud.

*Saka SAR serta bantuan dari nelayan setempat.


Selain KN SAR Baladewa, tim juga menyiagakan peralatan pendukung seperti Rescue Car, peralatan medis, serta alat evakuasi lengkap untuk menunjang proses pencarian korban yang masih hilang.***


Lebih baru Lebih lama