SAMBAR.ID | SUKABUMI – Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali adalah Santunan Anak Yatim, Piatu yang ke-13 ini dilaksanakan pada Pebruani 2026 di kp Gunung Endut Desa Gunung Endut kec Kalapanunggal kab Sukabumi.
Kegiatan ini terselenggara adanya Fasilitas dari panitia santunan dan keluarga besar PAY. Sasarannya adalah anak yatim piatu dengan sumber data dari panitia penyelenggara Wilayah.
Ini merupakan bentuk kepedulian kita, bukan dengan melihat nominal yang di berikan tapi rasa kasih sayang dan empati kepada mereka dengan harapan semoga lebih bermanfaat bagi mereka, dan untuk Donatur semoga akan mendapat rejeki yang berlipat dan pahala dari Allah SWT.
Penguatan Mental dan Emosional: Bagi anak-anak yatim/piatu, santunan dari para muzaki bukan hanya sekadar bantuan finansial, tetapi juga merupakan bentuk dukungan moral dan emosional. Mereka merasa diakui dan didukung oleh lingkungan, yang dapat memberi mereka kepercayaan diri dan motivasi untuk meraih impian mereka.
Menginspirasi Masa Depan yang Lebih Baik: Dengan merasakan perhatian dan dukungan dari kita semua, anak-anak yatim/piatu dapat merasa optimis dan terinspirasi dan membangun masa depan yang lebih baik. Santunan yang diberikan juga dapat membuka peluang baru bagi mereka dan mengembangkan potensi mereka.
Membangun Keterikatan dan Solidaritas
Menumbuhkan Rasa Kebersamaan: santunan anak yatim/piatu menciptakan ikatan emosional antara para anak yatim/piatu,juga para muzaki, Mereka saling berbagi dalam kebaikan,
merasakan kehangatan dalam memberikan dan menerima, serta merasakan kekuatan solidaritas dalam membantu sesama yang membutuhkan.
Menguatkan Jaringan Sosial: Melalui santunan anak yatim/piatu, PAY juga memperluas jaringan sosial mereka dengan masyarakat sekitar. Ini menciptakan hubungan yang lebih erat antara PAY dan keluarga anak yatim/piatu, serta memperluas dampak positif dari program santunan tersebut.
Menginspirasi Tindakan Nyata
Menjadi Teladan dalam Kebaikan: Program santunan anak yatim/piatu menjadi contoh nyata dari kebaikan dan kepedulian yang dapat menginspirasi tindakan serupa di lingkungan sekitar. Melalui contoh ini, kita dapat membangun masyarakat yang lebih peduli dan responsif terhadap kebutuhan sesama.
Mendorong Perubahan Sosial: Santunan anak yatim/piatu bukan hanya tentang memberikan bantuan individual, tetapi juga tentang mendorong perubahan sosial yang lebih luas. Dengan meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam membantu anak-anak yang membutuhkan, kita dapat bergerak menuju masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya.
Kesimpulan
Ketua PAY, Wa Biyas menyampaikan bahwa santunan anak yatim/piatu bukan hanya tentang memberikan bantuan finansial, tetapi juga tentang membentuk karakter dan membangun kemanusiaan. Melalui rutinan ini untuk menghargai nilai-nilai solidaritas, empati, dan kepedulian sosial, serta merasakan kehangatan dalam berbagi dengan sesama. Dengan demikian, penting bagi kita semua para muzaki untuk terus mendukung dan mempromosikan program santunan anak yatim/piatu, karena di dalamnya terdapat kekuatan untuk mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik bagi semua anak-anak yatim/piatu. Pungkasnya.
( U M )






.jpg)



