Miris! THR Pegawai Pemkab Rohil Diduga Tak Cair, ASN Hanya Bisa Meratap

Sambar.id, Rokan Hilir - Kabar tidak sedap menerpa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Pemimpin daerah setempat dituding gagal memenuhi hak kesejahteraan pegawai lantaran Tunjangan Hari Raya (THR) diduga kuat tidak akan dibayarkan pada tahun ini.


Dugaan ini mencuat setelah sejumlah pegawai di lingkungan Pemkab Rohil mengeluhkan ketidakpastian nasib mereka. Berikut adalah rangkuman fakta terkait peristiwa tersebut:


1.Belum Ada Instruksi Pencairan


Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Minggu (15/3/2026), seorang sumber internal yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa hingga saat ini Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Rohil belum memberikan instruksi terkait pencairan THR.


"Diduga THR bakal tidak dibayar karena sampai saat ini belum ada instruksi dari BPKAD Rohil," ujar sumber tersebut melalui pesan singkat WhatsApp kepada tim redaksi.


2.Hanya TPP Satu Bulan yang Cair


Kekecewaan pegawai semakin memuncak karena pemerintah daerah kabarnya hanya membayarkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk satu bulan dan gaji satu bulan bagi P3K-PW. Padahal, THR sangat dinantikan oleh PNS, P3K, maupun P3K-PW karena merupakan pendapatan bersih tanpa potongan.


3.Kecurigaan Ketimpangan Kepentingan


Muncul dugaan bahwa kebijakan mendahulukan TPP daripada THR hanya menguntungkan pihak pejabat tertentu. Hal ini disebabkan nilai TPP pejabat yang cukup fantastis, mencapai Rp 20 juta hingga Rp 30 juta.


Sebaliknya, nasib berbeda dialami pegawai golongan bawah:


• PNS & P3K-PW: Hanya menerima Rp 2 juta - Rp 3 juta.


• P3K: Hanya menerima sekitar Rp 500 ribu.


• P3K-PW: Bahkan dilaporkan tidak menerima TPP sama sekali.


"Keputusan membayar TPP diduga hanya demi kepentingan pemegang jabatan untuk keperluan Lebaran mereka sendiri," tambah sumber tersebut dengan nada kecewa.


4.Desakan Publik untuk Pemkab Rohil


Masyarakat dan para pegawai mendesak agar Pemkab Rohil segera mengambil langkah bijaksana guna menjaga marwah "Negeri Seribu Kubah". Publik meminta agar THR segera dicairkan sebelum hari kemenangan tiba.


Para pegawai berharap pemerintah memprioritaskan THR agar mereka dapat merayakan Idulfitri 1447 H bersama keluarga dengan layak setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa.


Laporan: Tim Jurnalis (Legiman)

Sumber: Konfirmasi

(SBR-ID/AR/Red)

Lebih baru Lebih lama