Kursi Empuk Bagaikan Tandek Sembilang : Direksi Baru SPRH ROHIL Galau di Saat Kemarau BBM Datang Melanda

Sambar.id, Rokan Hilir - Pada Hari Minggu Tanggal 29 Maret 2026 Biro Redaksi Rohil Kembali Berikan Informasi Publik"  Langkah Berani Diambil Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam. Tak sekadar Mencopot Jabatan, Sang Kepala Daerah Secara Resmi Menebalkan Garis Pembatas Antara "Hak" dan "Tanggung Jawab" Dalam Pengelolaan PT Sarana Pembangunan Rohil (SPRH).


"Saat ini dibawah bayang-bayang audit investigatif Inspektorat, jajaran direksi dan komisaris baru kini memikul beban berat " untuk Memulihkan urat nadi ekonomi warga dalam waktu 72 jam.


Mandat Berbisa: Pemegang Saham Tak Mau Lagi Jadi "Tumbal"


Bupati H. Bistamam, dalam kapasitasnya sebagai pemegang saham mayoritas, secara terbuka menunjukkan kegeraman yang tak lagi bisa ditutupi.


Baginya, karut-marut SPBU Batu 4 bukanlah sekadar masalah stok, melainkan pengkhianatan manajerial.


"Saya tidak mau kita terus-menerus di-bully warga," tegas Bupati dalam rapat darurat di Mess Pemda (26/03/26) Pernyataan ini bukan sekadar luapan emosi, melainkan sinyal yang memadamkan"bahwa Bupati sedang mencuci tangan dari kegagalan manajemen lama dan menuntut akuntabilitas mutlak dari pengurus yang baru.


Sebagai pemegang saham, Bistamam telah melakukan kewenangannya secara ekstrem: RUPS darurat, pembersihan struktur, hingga ancaman jalur hukum. " Tak main-main".


Ujian Nyali Manajemen Baru: Deadline 3 Hari atau Mundur ?


Jajaran direksi dan komisaris yang baru saja ditunjuk kini tidak sedang menduduki kursi empuk bertandik, mereka diwarisi "bom waktu" berupa kas yang macet dan operasional yang lumpuh total .


Tanggung jawab mereka bukan lagi sekadar administratif, melainkan operasional taktis. Fokus utama adalah:


1. Normalisasi Distribusi: Memastikan kuota 32 KL terserap dan tersalurkan tanpa ada "drama" kosong.


2. Pembersihan Internal: Memecat oknum karyawan yang terbukti "bermain" mata dengan spekulan.


3. Restorasi Arus Kas: Memastikan administrasi penarikan dana di bank kembali pulih agar penebusan BBM ke Pertamina tidak terhambat.


Analisa Tanggung Jawab: Antara Kebijakan dan Eksekusi


Kegagalan SPRH selama ini adalah contoh nyata di koneksi antara kebijakan Pemda dan eksekusi di lapangan. "GATOT" gagal total.


Direksi baru ditantang untuk membuktikan bahwa mereka bukan sekadar "pejabat titipan", melainkan profesional yang mampu bekerja di bawah tekanan tinggi.


Hasil audit Inspektorat akan menjadi cermin.


Jika ditemukan penyimpangan, mereka yang baru pun bisa saja terseret jika tidak segera melakukan pembenahan," ungkap seorang pengamat kebijakan daerah ! wak udin sapaan yang sering dipanggil 


Pertaruhan Marwah Rohil dan menjadi catatan sejarah buruk

Kini bola panas ada di tangan manajemen baru. Jika dalam tiga hari ke depan SPBU Batu 4 masih menyisakan antrean panjang dan stok kosong, maka bukan hanya Direksi yang gagal, namun kredibilitas Bupati sebagai pemegang saham dalam memilih orang yang tepat juga akan dipertanyakan.


Masyarakat Bagan siapi-api tidak butuh janji di atas kertas atau alasan teknis. Di tengah momentum Lebaran dan ritual Cheng Beng, mereka hanya butuh satu hal: BBM tersedia dan harga stabil.cetusnya 


Konfirmasi dilakukan terhadap pihak pihak terkait melalui kepala Inspektorat Rokan Hilir H. Sarman Syahroni, ST., M.IP. Beliau menyampaikan belum ada melakukan audit investigasi, dan terkait BUMD, PT. SPRH sudah di tangani langsung oleh penegak hukum jelasnya. 


Sementara itu konfirmasi terus dilakukan kepada pihak Direksi baru  PT. SPRH Rohil hingga berita ini diturunkan belum ada pihak terkait memberikan konfirmasi serta klarifikasi nya 


Namun demikian Redaksi masih membuka ruang untuk klarifikasi untuk perimbangan sesuai dengan undang undang pers serta sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dan profesionalitas jurnalistik.


Laporan:Tim Jurnalis ((Legiman))

Sumber:( Riau integritas)

Lebih baru Lebih lama