SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Menandai perjalanan 17 tahun berkiprah di dunia informasi, manajemen deadline-news.com group menggelar syukuran sederhana namun penuh khidmat dengan mengundang sekitar 200 anak yatim dari 11 yayasan panti asuhan se-Kota Palu.
Kegiatan ini berlangsung di kantor redaksi deadline-news.com, Sulawesi Tengah, Senin (9/3/2026) sore. Acara yang bertepatan dengan momen buka puasa bersama ini diisi dengan doa bersama untuk keberlangsungan media tersebut.
Selain menikmati hidangan buka puasa berupa es buah, bakso, dan burasa, pihak manajemen juga menyalurkan bantuan sembako kepada 11 panti asuhan yang hadir, di antaranya Panti Asuhan Hidayatullah, Walisongo, Imanuel, Balai Keselamatan, Nurfala, hingga Putra Muhammadiyah Nunu.
"Di setiap rezeki yang kita terima ada hak anak yatim. Hari ini, manajemen deadline-news.com menyalurkan hak itu sekaligus berbagi kebahagiaan," ujar perwakilan manajemen dalam sambutannya.
Transformasi dari Cetak ke Digital
Rekam jejak media ini dimulai pada 9 Maret 2009. Awalnya, deadlinews hadir dalam format tabloid cetak 24 halaman yang terbit mingguan di bawah naungan CV Grafika Nokilalaki.
Setelah delapan tahun melayani pembaca (2009-2017), media ini melakukan transformasi total menjadi media daring (online) pada 9 Maret 2017 guna menjawab tantangan pasar informasi global dan persaingan platform media sosial.
Kini, di bawah bendera PT Media Perkasa Sulteng, deadline-news.com telah berkembang menjadi sebuah grup media yang menaungi beberapa situs berita seperti detaknews.id, morowalipost.com, ikrapost.com, dan deadlinews.co.
Apresiasi untuk Mitra Strategis
Keberhasilan deadline-news.com dalam mewarnai dunia informasi selama 17 tahun tidak lepas dari dukungan berbagai mitra strategis.
Pihak manajemen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pemerintah, kepolisian, kejaksaan, hingga tokoh politik yang selama ini memberikan dukungan, baik dalam bentuk kerja sama advetorial, iklan, maupun doa.
Beberapa tokoh yang mendapat apresiasi khusus antara lain Gubernur Sulteng Dr. Anwar Hafid, M.Si, Kapolda Sulteng Irjen Pol. Endi Sutendi, Wakajati Sulteng Imanuel Rudy Pailang, SH, MH, Anggota DPR RI H. Muhidin M. Said, H. Longki Djanggola, serta Bupati Sigi Mohammad Rizal Intjenai.
Tradisi berbagi dengan kaum dhuafa dan anak yatim dari berbagai latar belakang agama ini telah menjadi budaya perusahaan sejak pertama kali didirikan, dan diharapkan terus berlanjut di masa depan.***







.jpg)





