Tuntut Kepedulian Pemerintah, Kelompok Akar Rumput Arus Bawah Gelar Aksi Damai di Semarang

RATUSAN MASSA Aksi yang tergabung dalam Kelompok Akar Rumput Arus bawah menggelar aksi protes damai/F-IST 


SAMBAR.ID, Semarang, Jateng- Ratusan massa yang tergabung dalam Kelompok Akar Rumput Arus bawah menggelar aksi protes damai di kawasan Jalan Pahlawan, pusat perkantoran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Senin (2/3/2026). 


Aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi atas kebijakan pemerintah pusat maupun daerah yang dinilai belum berpihak pada rakyat kecil.


Dalam pantauan di lapangan, massa aksi membentangkan sejumlah spanduk berisi tuntutan spesifik, di antaranya "Tolak MBG yang Tidak Sesuai", "Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Hanya Menguntungkan Elit", serta desakan untuk "Hentikan Masuknya Militer di Ranah Sipil".


Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Budiyono, menyatakan bahwa gerakan ini murni merupakan keresahan masyarakat lapisan bawah yang merasa kebutuhan dasarnya terabaikan oleh kebijakan-kebijakan saat ini.


"Ini adalah suara rakyat yang harus betul-betul didengar, bukan suara pesanan seperti aksi-aksi yang sudah pernah terjadi oleh kelompok atau mahasiswa yang hanya menciptakan situasi tidak kondusif," ujar Budiyono di sela-sela orasi.


Budiyono menegaskan bahwa pihaknya menuntut pemerintah untuk segera mengevaluasi kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat dan lebih fokus pada pemenuhan kebutuhan riil warga di tingkat desa dan kelurahan. 


Ia juga mengkritik tata kelola Koperasi Desa Merah Putih yang dianggap hanya menguntungkan segelintir pihak atau kelompok elit.

Aksi yang berlangsung sejak pagi hari tersebut berjalan dengan tertib dan damai di bawah pengawalan pihak kepolisian. 


Meski sempat memicu sedikit kepadatan arus lalu lintas di Jalan Pahlawan, massa membubarkan diri dengan teratur setelah menyampaikan seluruh poin tuntutan mereka.


Kelompok Akar Rumput Arus Bawah menegaskan tidak akan berhenti sampai di sini. Mereka berkomitmen akan terus menyuarakan aspirasi dan mengawal kebijakan pemerintah hingga ada perubahan nyata yang dirasakan oleh masyarakat bawah.


"Kami akan terus berjuang untuk menyuarakan aspirasi masyarakat bawah dan menuntut pemerintah lebih peduli dengan kebutuhan rakyat," tegas Budiyono menutup pernyataannya.***

Lebih baru Lebih lama