Sambar.id SUMENEP — Forum Kader Partai NasDem Kabupaten Sumenep menggelar aksi damai pada Rabu (15/4/2026) sebagai respons atas pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai merugikan serta membentuk opini negatif terhadap partai.
Aksi yang berlangsung di Kantor DPD Partai NasDem Sumenep, Jalan Trunojoyo No. 301, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, diikuti sekitar 50 peserta. Kegiatan dimulai pukul 11.00 hingga 13.00 WIB dengan agenda utama pembacaan tuntutan dan penyampaian pernyataan sikap.
Koordinator lapangan, Fathorrafik, menegaskan bahwa aksi yang digelar bukan bentuk penolakan terhadap kebebasan pers, melainkan kritik terhadap pemberitaan yang dinilai tidak berimbang.
“Kami meminta secepatnya agar pihak Tempo segera meminta maaf secara terbuka atas pemberitaan yang menyudutkan pimpinan kami,” tegasnya.
Forum Kader NasDem Sumenep secara khusus menyoroti judul pemberitaan “PT NasDem Indonesia Raya Tbk” yang dianggap sebagai framing negatif dan berpotensi menyesatkan. Mereka menilai judul tersebut tidak akurat karena menggiring persepsi publik seolah-olah Partai NasDem merupakan entitas korporasi.
Selain itu, pemberitaan tersebut dinilai tidak memenuhi prinsip jurnalistik, terutama dalam aspek verifikasi dan keberimbangan, lantaran tidak adanya konfirmasi kepada pihak partai.
Ketua DPD Partai NasDem Sumenep, Akis Jasuli, menemui massa dan menyatakan menerima seluruh aspirasi kader.
“Kami menerima seluruh aspirasi kader hari ini. Ini adalah bentuk kecintaan terhadap partai. Kami akan menyampaikan sikap ini ke DPW dan DPP,” ujarnya.
Akis juga menilai pemberitaan Majalah Tempo turut dikaitkan dengan isu pertemuan antara Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, dan Prabowo Subianto yang dinarasikan tidak proporsional.
“Pemberitaan tersebut telah melukai kader dan anggota Partai NasDem, khususnya Ketua Umum. Kami mendesak Tempo untuk meminta maaf secara terbuka,” tegasnya.
Selain menuntut permintaan maaf, massa juga mendesak Dewan Pers agar segera mengambil tindakan atas dugaan pelanggaran kode etik jurnalistik serta menjatuhkan sanksi terhadap media yang dinilai mencederai fungsi pers.
Forum Kader NasDem menegaskan aksi dilakukan secara damai, tertib, dan tetap menjunjung tinggi hukum, sebagai bentuk komitmen menjaga marwah partai sekaligus mendorong praktik jurnalistik yang profesional dan berimbang.(Vans)






.jpg)



