Jalan Kaki Tiga Bulan dari Semarang, Keluarga Ini Akhirnya Ditolong Polres OKU

Sambar.id, OKU 

Musi Banyuasin – Sebuah kepedulian dan kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Ogan Komering Ulu (OKU). Petugas berhasil menolong satu keluarga yang telah berjalan kaki selama 3 bulan 11 hari dari Semarang menuju kampung halamannya di Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin.

 

Penemuan terjadi pada Sabtu (4/4/2026) sekira pukul 15.30 WIB, di Jalan Lintas Sumatera, Desa Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat. Keluarga tersebut terdiri dari Bapak Widodo (50), istrinya Naila (32), dan anak mereka Aluna (8).

 

Mereka ditemukan dalam kondisi kelelahan luar biasa, berjalan kaki di tengah terik matahari sambil membawa dua tas besar. Keberadaan mereka terlihat oleh tim Pamapta 1 Polres OKU Ipda Erwinsyah, S.H., Pawas Polres OKU Ipda M. Anwar, dan Piket Reskrim Bripda Gilang yang saat itu sedang dalam perjalanan kembali ke kantor usai menangani kasus curanmor.

 

Melihat kondisi yang memprihatinkan, petugas langsung menghentikan kendaraan dan mendekati mereka.

 

“Saat kami cek, Bapak Widodo menjelaskan bahwa mereka sudah berjalan lebih dari tiga bulan. Mereka berangkat dari Semarang hendak pulang ke Sungai Lilin setelah uang dan seluruh identitas diri dicuri saat beristirahat di sebuah masjid,” ungkap Ipda M. Anwar.

 

Dijelaskan Ipda Erwinsyah, perjalanan panjang tersebut penuh dengan penderitaan. Keluarga ini beberapa kali jatuh sakit dan hanya mengandalkan masjid-masjid di sepanjang jalan sebagai tempat istirahat.

 

Kronologi bermula saat Widodo mendapat tawaran pekerjaan membuat patung dari seorang kepala sekolah di Semarang. Namun setibanya di sana, proyek batal karena terkendala anggaran. Situasi makin buruk saat dompet dan KTP mereka raib dicuri, sehingga tak ada pilihan lain selain berjalan kaki pulang.

 

Langkah Cepat Polisi

Tanpa pikir panjang, petugas langsung mengambil langkah penyelamatan. Keluarga Widodo langsung dibawa ke agen travel terdekat untuk diberangkatkan menuju Palembang.

 

“Kami berikan bantuan biaya tiket, uang makan, dan berkoordinasi khusus dengan sopir travel agar mereka mendapatkan perhatian lebih selama di perjalanan. Kami pastikan mereka tidak lagi melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki,” tegas Ipda Erwinsyah.

 

Kepedulian ini mendapat apresiasi langsung dari Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P.

 

“Ini adalah wujud nyata Polri sebagai Pelindung, Pengayom, dan Pelayan Masyarakat. Kami akan selalu hadir membantu siapa pun yang membutuhkan pertolongan,” ujar Kapolres.

 

Momen haru terlihat saat sang anak, Aluna (8), yang awalnya tampak takut, akhirnya tersenyum dan melambaikan tangan kepada petugas sebelum naik kendaraan.

 

Sementara itu, Widodo dan keluarga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas uluran tangan Polres OKU yang telah menyelamatkan nyawa mereka. Saat ini keluarga tersebut sudah dalam perjalanan menuju Palembang untuk selanjutnya dipulangkan ke Sungai Lilin.

 

Sumber: Humas Polres OKU

Reporter: Amel

(Sambar.id/Red)

Lebih baru Lebih lama