Kembangkan Sektor Pariwisata Papua, Wapres Tampung Aspirasi Komunitas Pariwisata Raja Ampat


Sambar.id Papua || Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, dengan melakukan pertemuan dengan komunitas pariwisata setempat, Rabu (22/04/2026).


Sembari melakukan santap siang bersama, kegiatan ini menjadi ruang dialog konstruktif antara pemerintah dan para pelaku usaha serta pegiat pariwisata untuk memperkuat tata kelola serta keberlanjutan sektor pariwisata di Raja Ampat, yang dikenal sebagai salah satu dari sepuluh destinasi unggulan nasional. 


Hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penguatan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus sumber kesejahteraan masyarakat.


Pada kesempatan ini, Wapres tampak mendengarkan dengan saksama berbagai masukan dan aspirasi yang disampaikan oleh para anggota komunitas pariwisata yang hadir, guna merumuskan kebijakan yang lebih responsif dan tepat sasaran, khususnya untuk mengembangkan destinasi wisata Raja Ampat ke depan. 


Usai pertemuan, salah seorang anggota Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Raja Ampat, Johanis Berchmans Rahawarin, menyampaikan harapannya agar Wapres terus mengawal implementasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional (RIPDN) Raja Ampat 2024–2044.


“Jadi saya mohon Pak Wapres bisa mengawal agar ada tindak lanjutnya. Dan kalau boleh, ada satu lembaga khusus yang langsung di bawah Pak Presiden atau Pak Wapres, yang mengintegrasikan semua kegiatan wisata Raja Ampat ini sehingga semuanya terarah,” harapnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Klasina Rumbekwan, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi komunitas pariwisata lokal untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah pusat.

“Jadi komunitas yang ada di Raja Ampat, mereka selama ini memang berkeinginan untuk melakukan sesuatu yang besar untuk keberlanjutan pariwisata di Raja Ampat. Dan tadi mereka sudah duduk langsung berdiskusi dengan Bapak Wakil Presiden,” ujarnya.


Pertemuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi yang erat antara pemerintah, pelaku usaha, dan pegiat pariwisata dalam memastikan arah pengembangan Raja Ampat yang lebih terintegrasi. Dengan koordinasi dan tindak lanjut kebijakan yang tepat, potensi besar pariwisata daerah diharapkan dapat terus berkembang serta memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat setempat.


Hadir dalam pertemuan ini, sejumlah komunitas pariwisata Raja Ampat, yakni Professional Diver Raja Ampat (PADRA), Asosiasi Travel Agent (ASITA), Persatuan Hotel Restaurant Indonesia (PHRI), Molo Ombin Raja Ampat (MORA), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HRI), Raja Ampat Geopark Youth, Asosiasi Speedboat Raja Ampat (ASRA), Asosiasi Homestay Raja Ampat, Raja Ampat Cycling Community (RACUN), KTH Warkesi (Pengelola DTW Warkesi), Yayasan Mentansan, Falaya Rental Car (FAREC), Kesatuan Ojek Bahari Raja Ampat (KOBRA), Persatuan Supir Pick Up Raja Ampat, dan Avanza Xenia Indonesia Club. 


Sementara, Wapres didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai, Staf Khusus Wakil Presiden Tina Talisa, serta Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar.


Raja Ampat, 22 April 2026

Biro Pers, Media, dan Informasi

Sekretariat Wakil Presiden

Lebih baru Lebih lama