MIRIS BANGET! Gedung Pelayanan Vital Ini Rusak Parah, Janji Dewan & Pemerintah Cuma Wacana

 


SAMBAR.ID | SUKABUMI – Kondisi gedung Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Wilayah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, sangat memprihatinkan. Padahal menjadi tempat pelayanan masyarakat yang sangat vital, bangunan ini justru jauh dari kata layak dan nyaman.

 

Kepala UPTD Dukcapil Palabuhanratu, Dudi Iskandar, mengungkapkan kekhawatiran mendalamnya. Salah satu masalah terbesar adalah tidak adanya ruang khusus penyimpanan arsip yang aman.

 

"Gedung ini sangat tidak layak. Yang paling kami khawatirkan adalah ribuan dokumen dan arsip penting kependudukan. Seharusnya tersimpan aman dan terlindungi, justru sekarang rawan sekali terkena air hujan karena genting-gentingnya sudah banyak yang bocor parah," ungkap Dudi dengan nada prihatin.

 

Kondisi atap yang rusak membuat air hujan merembes ke dalam ruangan, menimbulkan ancaman serius bagi kelestarian data masyarakat yang seharusnya dijaga sebaik mungkin.

 

Dudi yang mengaku hampir setiap saat berada di gedung tersebut demi melayani masyarakat, sangat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah, baik pusat, provinsi, maupun daerah.

 

"Saya hampir 7x24 jam menempati gedung ini. Saya tahu betul kondisi aslinya. Kami sangat berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan gedung baru yang layak dan representatif," tegasnya.

 

Lebih jauh, Dudi menyinggung soal janji-janji yang pernah terdengar sebelumnya. Menurutnya, sudah sejak lama beredar wacana bahwa gedung ini akan dibangun ulang, bahkan disebutkan akan terealisasi pada tahun 2025 hingga 2026.

 

"Bahkan sempat ada anggota dewan yang menyampaikan bahwa pembangunan akan segera dilakukan. Tapi sayangnya, hingga saat ini belum ada realisasinya sama sekali. Ini hanya tinggal wacana," keluhnya.

 

Dengan kondisi yang semakin memburuk ini, Dudi dan seluruh jajaran berharap agar permohonan perbaikan atau pembangunan gedung baru ini tidak lagi ditunda, demi kelancaran pelayanan dan keselamatan data ribuan warga Palabuhanratu.



(Hans) 

Lebih baru Lebih lama