Sulteng Akan Gandeng Perusahaan Prancis Suez Untuk Kelola SPAM Uveta, Ini Penjelasan Kadis Cikasda


CAPTION : Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cikasda Provinsi Sulteng, Dr. Ruly Djanggola, S.E., M.Si/F-IST 


SAMBAR.ID, Palu, Sulteng - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berencana menjalin kerja sama dengan Suez, sebuah perusahaan asal Prancis yang bergerak di bidang pengelolaan air, untuk mengoptimalkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Uveta.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cikasda Provinsi Sulteng, Dr. Ruly Djanggola, S.E., M.Si., mengungkapkan bahwa pihak Suez telah meminta waktu khusus untuk mempresentasikan skema pengelolaan SPAM Uveta di hadapan Gubernur Sulawesi Tengah.


"Suez ini salah satu perusahaan yang memang punya pengalaman mengelola instalasi pengolahan air, baik air bersih maupun air limbah. Mereka melihat potensi SPAM kita ini bisa dikembangkan," ujar Ruly kepada awak media, Selasa, (14/4/2026).


Ruly menjelaskan, Suez memiliki rekam jejak yang kuat di Indonesia, termasuk pengalaman bekerja sama dengan PAM Jaya di Jakarta serta keterlibatan di Kendari. 


Minat Suez terhadap Sulteng dipicu oleh besarnya potensi infrastruktur air pascabencana, di mana Sulteng menerima dana hibah sekitar Rp1,2 triliun untuk pembangunan instalasi *intake* di Saluki serta instalasi Sambungan Rumah (SR) di wilayah Palu, Sigi, dan Donggala (Pasigala).


Salah satu poin krusial dalam tawaran kerja sama ini adalah skema pembagian keuntungan yang tidak membebani APBD.


"Poin pentingnya, Pemprov tidak mengeluarkan biaya. Semua biaya operasional dari mereka. Karena jujur saja, biaya operasional SPAM ini sangat mahal, terutama untuk tenaga kerja yang mencapai 30 orang dengan standar gaji UMP," jelas Ruly.


Terkait jadwal pertemuan, Ruly menyebutkan bahwa presentasi akan dilakukan dalam waktu dekat. Saat ini pihak Pemprov masih menyesuaikan jadwal Gubernur yang tengah disibukkan dengan rangkaian kegiatan HUT Provinsi Sulteng.


"Setelah rangkaian HUT ini, kemungkinan Pak Gubernur akan menerima mereka untuk presentasi, baik di sini (Palu) atau saat Pak Gub berada di Jakarta," pungkasnya.**


Lebih baru Lebih lama