GEGERKAN BATURAJA! Residivis Narkoba 'Kandri Badak' Tusuk Anggota Polres OKU Hingga Luka Serius Saat Penangkapan



SAMBAR.ID | BATURAJA –  Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, dikejutkan dengan insiden kekerasan yang terjadi di tengah keramaian. Seorang residivis kasus narkotika yang dikenal dengan panggilan "Kandri Badak" nekat melakukan perlawanan dan menusuk seorang anggota Satres Narkoba Polres OKU saat hendak diamankan di kawasan Pasar Atas, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.15 WIB.

 

Pelaku yang diketahui berinisial KJ (39 tahun), warga Kelurahan Talang Jawa, Kecamatan Baturaja Barat, melakukan perlawanan keras saat petugas berusaha menangkapnya di lokasi yang cukup padat, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Tunggu Batu, Kelurahan Baturaja Lama, Kecamatan Baturaja Timur.

 

Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan kronologi singkat peristiwa yang memicu kemarahan publik ini. Menurutnya, tim Satres Narkoba sebenarnya sedang menjalankan operasi penindakan terhadap terduga pengedar narkotika jenis sabu yang sudah lama menjadi sasaran.

 


"Pada hari ini sekitar pukul 10.15 WIB, Satres Narkoba Polres OKU melaksanakan kegiatan penangkapan terhadap seorang terduga pelaku pengedar narkotika di wilayah Kabupaten OKU. Namun yang sangat disayangkan, dalam proses pengamanan tersebut terjadi perlawanan berbahaya dari pelaku yang menyebabkan salah satu anggota kami mengalami luka tusuk cukup parah," ungkap Kapolres dalam keterangan persnya.

 

Akibat serangan kejam tersebut, Brigadir Joni Agustoni, anggota Satres Narkoba yang bertugas, harus menderita luka serius. Senjata tajam yang digunakan pelaku diketahui menusuk bagian pinggang hingga menembus ke rongga depan tubuh korban. Saat ini korban sedang mendapatkan penanganan medis intensif guna menyelamatkan nyawanya.

 

Pelaku yang merupakan residivis atau pelaku berulang kasus narkoba tersebut akhirnya berhasil diringkus, namun aksinya yang menusuk aparat penegak hukum di tempat umum kini menjadi sorotan utama. Polres OKU menegaskan akan menjerat pelaku dengan pasal berlapis atas perlawanan dan penganiayaan terhadap petugas, di samping kasus narkotika yang menjadi dasar penangkapan awal.

 

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian sudah kembali aman, namun peristiwa ini meninggalkan kesan mendalam bagi warga yang melihat langsung betapa tingginya risiko yang dihadapi aparat dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah OKU.


[A1113L] 

Lebih baru Lebih lama