SAMBAR.ID, BULUKUMBA — Kegiatan reses Masa Persidangan III Tahun 2026 yang digelar anggota DPRD Bulukumba, dr. Sabriadi, S.Ked, di Dusun Sakui-Kui, Desa Caramming, Kecamatan Bontotiro, Jumat (22/5/2026), menjadi perhatian masyarakat. Selain menyerap aspirasi warga, legislator Fraksi Hanura itu juga langsung menghadirkan solusi nyata terhadap sejumlah persoalan yang disampaikan masyarakat.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut, warga banyak mengeluhkan penonaktifan BPJS kesehatan yang dinilai merugikan masyarakat kurang mampu. Beberapa warga mengaku baru mengetahui status BPJS mereka tidak aktif saat sedang menjalani pengobatan di rumah sakit.
Menanggapi keluhan itu, dr. Sabriadi menjelaskan mekanisme sistem desil yang digunakan pemerintah dalam menentukan penerima bantuan BPJS. Ia pun menegaskan komitmennya untuk membantu warga yang dinilai masih layak mendapatkan jaminan kesehatan.
“Kita akan tinjau ulang data warga yang BPJS-nya tidak aktif. Kalau memang tergolong masyarakat tidak mampu, maka kita bantu proses penurunan desilnya agar BPJS kembali aktif,” ujar dr. Sabriadi di hadapan warga.
Tak hanya mendengar aspirasi, dr. Sabriadi juga menunjukkan aksi cepat dengan membantu kebutuhan masyarakat menggunakan dana pribadi. Ia langsung menyetujui pengadaan breaker untuk menggali kuburan serta bantuan lampu jalan yang sebelumnya diusulkan warga dalam dialog reses.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai mencerminkan kepedulian langsung terhadap kebutuhan warga di tingkat desa.
Kegiatan itu turut dihadiri kepala dusun, aparat Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, dan warga dari berbagai kalangan yang antusias menyampaikan aspirasi mereka.
Menariknya, di akhir kegiatan reses, dr. Sabriadi yang juga dikenal sebagai pengusaha telur membagikan telur kepada masyarakat yang hadir. Aksi sederhana tersebut disambut antusias dan penuh rasa syukur oleh warga Desa Caramming.
Reses ini pun menjadi perbincangan masyarakat karena dianggap sebagai contoh pendekatan langsung wakil rakyat kepada konstituennya, tidak sekadar mendengar keluhan, tetapi juga menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat bawah.
Liputan: Andis broAsm77







.jpg)



