Desa Loji Salurkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah untuk 1.620 KPM, Jumlah Penerima Meningkat 15%


SAMBAR.ID | SUKABUMI – Pemerintah Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, resmi menyalurkan bantuan sosial melalui program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk periode Februari hingga Mei tahun 2026. Sebanyak 1.620 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan jatah bantuan yang penyalurannya dilaksanakan pada Jumat (22/5/2026) bertempat di Aula Kantor Desa Loji.

 

Kegiatan penyaluran bantuan pangan ini berlangsung tertib dan lancar, dihadiri oleh perangkat desa, unsur pendamping, serta para warga penerima manfaat yang datang secara bergiliran untuk mengambil haknya. Bantuan yang dibagikan berupa bahan pangan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat, yakni beras sebanyak 20 kilogram per keluarga dan minyak goreng.

 

Sekretaris Desa Loji, Hadiansyah, dalam keterangannya menyampaikan bahwa program bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah guna meringankan beban ekonomi masyarakat. Ia juga menjelaskan komposisi bantuan yang diterima oleh setiap keluarga.

 

"Setiap KPM mendapatkan jatah bantuan beras sebanyak 20 kilogram dan satu paket minyak goreng. Komoditas ini dipilih karena merupakan kebutuhan pokok utama sehari-hari masyarakat, sehingga diharapkan langsung dapat dimanfaatkan untuk konsumsi keluarga," ungkap Hadiansyah.

 

Lebih lanjut, Hadiansyah menyampaikan data penting terkait jumlah penerima manfaat di wilayahnya. Pada tahun 2026 ini, tercatat adanya peningkatan jumlah warga yang berhak menerima bantuan CPP di Desa Loji, dengan kenaikan persentase mencapai sekitar 15 persen dibandingkan periode atau tahun sebelumnya. Penambahan kuota ini dilakukan melalui verifikasi dan validasi data yang akurat agar bantuan semakin tepat sasaran.

 

"Kami sampaikan kabar baik, bahwa di tahun ini Desa Loji mengalami peningkatan jumlah penerima manfaat sekitar 15 persen. Artinya, semakin banyak warga kita yang terdata dan berhak mendapatkan perlindungan sosial dari pemerintah. Hal ini tentunya berkat proses pemutakhiran data yang terus kami lakukan agar warga yang benar-benar membutuhkan tidak terlewatkan," tambahnya.

 

Hadiansyah mengungkapkan, dengan adanya bantuan Cadangan Pangan Pemerintah ini, pihaknya berharap dapat benar-benar meringankan beban pengeluaran rumah tangga masyarakat, terutama di tengah dinamika harga kebutuhan pokok yang terjadi. Bantuan ini juga diharapkan mampu menjaga ketahanan pangan keluarga serta memastikan warga Desa Loji tetap dapat memenuhi kebutuhan gizi dan pangan harian dengan layak.

 

"Kehadiran bantuan Cadangan Pangan Pemerintah ini sangat berarti bagi warga kami. Ini menjadi penopang utama perekonomian keluarga, membantu meringankan beban belanja kebutuhan pokok, serta menjamin ketahanan pangan di tingkat desa. Kami berharap bantuan ini terus berlanjut dan dirasakan manfaatnya secara nyata, sehingga kesejahteraan masyarakat Desa Loji semakin terjaga dan meningkat," ungkap Hadiansyah.

 

Sementara itu, salah satu warga yang menjadi penerima manfaat bantuan CPP, Beti, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian pemerintah. Menurutnya, bantuan beras dan minyak goreng ini sangat meringankan beban keluarganya, apalagi di tengah harga kebutuhan pokok yang cukup tinggi belakangan ini. Ia pun merasa senang karena semakin banyak tetangganya yang kini turut merasakan bantuan tersebut.

 

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah maupun perangkat desa yang sudah bekerja keras menyalurkan bantuan ini. Bantuan ini sangat membantu kami, apalagi kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng ini pasti dibutuhkan setiap hari. Kami juga senang mendengar jumlah penerimanya bertambah, artinya semakin banyak warga yang terbantu. Semoga ke depannya bantuan seperti ini terus ada dan bermanfaat bagi kita semua," ungkap Beti dengan gembira.

 

Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, serta komitmen Desa Loji dalam memastikan distribusi bantuan sosial berjalan adil, tepat sasaran, dan bebas dari pungutan liar.



[Hans] 

Lebih baru Lebih lama