Dinas Kesehatan Bulukumba Perkuat Budaya Hidup Sehat melalui Edukasi bagi Pengelola Fasilitas Umum dan Destinasi Wisata



SAMBAR.ID, Bulukumba -Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Kesehatan terus berupaya mewujudkan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menyelenggarakan pertemuan dan edukasi bagi para penanggung jawab Tempat dan Fasilitas Umum (TFU), pengelola destinasi wisata, serta sejumlah instansi terkait di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba, Rabu (24/6/2026).



Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas kesehatan lingkungan sekaligus mendukung target nasional dalam pengawasan dan pembinaan fasilitas umum yang dimanfaatkan masyarakat.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba, dr. H. Muhammad Amrullah, S.Ked., M.Kes, menegaskan bahwa fasilitas umum yang sehat, aman, nyaman, dan mudah diakses merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.


Menurutnya, pembangunan kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran aktif pengelola fasilitas umum, pelaku usaha, dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya perubahan perilaku hidup sehat serta upaya pencegahan sejak dini untuk meminimalkan berbagai risiko penyakit.


"Kesehatan lingkungan yang baik akan memberikan dampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kesadaran dan partisipasi semua pihak sangat diperlukan," ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Bulukumba, Faizal Johar Parmar, S.Ked., M.Kes, memaparkan berbagai ketentuan terkait pengelolaan fasilitas umum yang sehat, termasuk aspek sanitasi, kebersihan lingkungan, dan kepatuhan terhadap regulasi kesehatan.


Ia menjelaskan bahwa tempat dan fasilitas umum seperti hotel, penginapan, rumah makan, pasar, tempat ibadah, objek wisata, hingga fasilitas olahraga memiliki peran penting dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat.


"Kami ingin seluruh pengelola memiliki pemahaman yang sama mengenai standar kesehatan lingkungan sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang aman dan nyaman," jelasnya.


Sementara itu, narasumber lainnya, ibu Pitrah, S.Ked., M.Kes, menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kesehatan lingkungan. Menurutnya, edukasi yang berkelanjutan menjadi salah satu kunci dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.


Sesi diskusi berlangsung interaktif. Perwakilan Dinas Pariwisata menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi di kawasan wisata, khususnya terkait sampah yang terbawa arus laut dan ombak ke kawasan pantai. Menanggapi hal tersebut, ibu Pitrah menjelaskan bahwa persoalan sampah kiriman memang menjadi tantangan di berbagai daerah pesisir dan memerlukan kerja sama berbagai pihak untuk penanganannya.


Selain itu, pengelola destinasi wisata Lembah Biru juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai proses perizinan dan persyaratan pengelolaan destinasi wisata. Dinas Kesehatan memberikan penjelasan mengenai berbagai persyaratan yang perlu dipenuhi agar pengelolaan wisata berjalan sesuai ketentuan dan memberikan rasa aman bagi pengunjung.


Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para peserta karena tidak hanya memberikan pemahaman mengenai ketentuan kesehatan, tetapi juga membuka ruang dialog untuk mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi pengelola fasilitas umum dan destinasi wisata.


Melalui kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Bulukumba berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan lingkungan terus meningkat. Dengan fasilitas umum yang bersih, sanitasi yang baik, dan perilaku hidup sehat yang semakin kuat, kualitas pelayanan publik dapat terus ditingkatkan serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.


Menutup kegiatan, Pitrah mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kesehatan sebagai investasi jangka panjang.


"Mari bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan membangun fasilitas umum yang nyaman bagi masyarakat. Kesehatan yang baik adalah fondasi utama kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.


IsalHaeAsM77

Lebih baru Lebih lama