Tekan Risiko Karhutla Saat Kemarau Panjang ,Perhutani KPH Banyumas Barat Gelar Sarasehan






Cilacap,Sambar id

KAWUNGANTEN, CILACAP – Mengantisipasi potensi Gangguan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada puncak musim kemarau, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat menggelar Sarasehan Peduli Api bersama jajaran Forkopimcam dan para stakeholder di kawasan hutan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kawunganten, Cilacap, Jawa Tengah.


Kegiatan strategis ini diinisiasi langsung oleh Administratur/KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut.


Pada kesempatan tersebut, beliau mendelegasikan Wakil Administratur/KSKPH Ari Kurniawan untuk memberikan sosialisasi pencegahan Karhutla, dengan didampingi oleh Asper BKPH Kawunganten Totok Sugiarto beserta jajaran.


Sarasehan yang berlangsung secara hangat dan kondusif di tengah kawasan hutan ini dihadiri oleh pemangku kepentingan lintas sektoral Kecamatan Kawunganten, antara lain:


Camat Kawunganten

Kapolsek Kawunganten

Danramil Kawunganten

Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah VI Kawunganten

Perwira Keamanan (Pakam) PTPN Kubangkangkung

Kepala Desa Sidaurip

Kepala Desa Kubangkangkung

Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH)

Ketua Paguyuban Warung Kawasan Hutan

Sinergi Mencegah Krisis Kebakaran

Mewakili Administratur KPH Banyumas Barat, Wakil Adm Ari Kurniawan menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektoral ini menjadi kunci utama mitigasi bencana, mengingat musim kemarau diperkirakan berlangsung cukup panjang dan berpotensi meningkatkan risiko kebakaran di wilayah Bagian Hutan (BH) Cilacap.


"Atas arahan Administratur KPH Banyumas Barat, Bapak Hery Merkussiyanto Putro, kegiatan ini merupakan langkah antisipasi awal.


Dengan kondisi kemarau yang panjang, kami berharap koordinasi yang kuat antara Perhutani, unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat lokal dapat mencegah terjadinya krisis Karhutla di wilayah kita," ujar Ari Kurniawan dalam sosialisasinya.


Melalui sarasehan ini, Perhutani mengajak seluruh elemen masyarakat—khususnya para pelaku usaha warung di sekitar hutan, LMDH, serta aparat desa—untuk saling mengingatkan, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak melakukan aktivitas penyiapan lahan menggunakan api secara sembarangan.


Dengan komitmen bersama ini, Perhutani KPH Banyumas Barat optimistis kawasan hutan di wilayah Kawunganten dan sekitarnya tetap terjaga aman, hijau, dan bebas dari bencana kebakaran sepanjang musim kemarau.

Jurnalis Sugeng Rahmat

Editor & kordinator liputan

Lebih baru Lebih lama