Jelang Musda Golkar Bulukumba, AMPI Dorong Regenerasi Kepemimpinan: Andi Sahrul Tegas Tolak Incumbent

BULUKUMBA, SULAWESI SELATAN,SAMBAR ID — Dinamika politik internal Partai Golkar Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mulai menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). Dorongan terhadap regenerasi kepemimpinan kini disuarakan organisasi sayap kepemudaan partai.

Wakil Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Bulukumba, Andi Sahrul, secara terbuka menyatakan sikap menolak ketua incumbent kembali mencalonkan diri dalam kontestasi kepemimpinan Partai Golkar Bulukumba.

Menurut Andi Sahrul, sikap tersebut merupakan bagian dari dorongan moral untuk memberikan ruang lebih besar kepada kader muda dalam menentukan arah masa depan partai.

Kami secara tegas menolak ketua incumbent untuk maju kembali. Ini murni demi regenerasi Partai Golkar Kabupaten Bulukumba. Kami sangat mengharapkan kader muda yang maju untuk mengisi ruang-ruang politik di internal partai, demi keberlanjutan masa depan dan memberikan energi baru buat partai,” ujar Andi Sahrul.

AMPI Dorong Figur Muda

Andi Sahrul menilai Golkar Bulukumba membutuhkan energi baru untuk menghadapi perkembangan politik yang semakin dinamis. Menurutnya, regenerasi merupakan kebutuhan organisasi agar partai mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan karakter pemilih.

AMPI Bulukumba juga mendorong sejumlah figur muda untuk mengambil peran lebih besar dalam bursa kepemimpinan maupun struktur strategis partai.

Nama Ayu Andira, Ismail Papo, dan Juandi Tandean turut disebut sebagai kader muda yang dinilai memiliki potensi untuk memperkuat regenerasi di tubuh Partai Golkar Bulukumba.

“Kami ingin kader-kader muda diberikan ruang. Mereka harus diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, gagasan, serta energi baru dalam membangun partai,” kata Andi Sahrul.

Bukan Sekadar Pergantian Figur

Dorongan regenerasi tersebut, menurut Andi Sahrul, bukan semata-mata persoalan pergantian figur di posisi ketua. Lebih jauh, hal itu menyangkut keberlanjutan organisasi dan kemampuan Partai Golkar menjawab tantangan politik di masa mendatang.

Ia menilai kombinasi pengalaman kader senior dengan gagasan generasi muda dapat menjadi kekuatan penting untuk menjaga eksistensi dan memperluas basis dukungan partai.

“Pengalaman kader senior tetap penting. Tetapi energi dan gagasan anak muda juga harus mendapatkan tempat. Keduanya bisa menjadi kekuatan untuk membangun Golkar yang lebih adaptif dan modern,” ujarnya.

Menjelang Musda

Sikap terbuka AMPI Bulukumba tersebut menambah warna dalam dinamika internal Partai Golkar menjelang Musda. Proses pemilihan kepemimpinan daerah partai diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus ruang demokrasi bagi seluruh kader.

Andi Sahrul menegaskan pihaknya akan terus mengawal agenda regenerasi hingga proses kepemimpinan baru terbentuk.

Menurutnya, partai politik membutuhkan regenerasi secara berkala agar tidak kehilangan relevansi di tengah perubahan aspirasi masyarakat dan munculnya generasi pemilih baru.

“Yang kami perjuangkan adalah keberlanjutan Partai Golkar Bulukumba. Regenerasi harus menjadi bagian dari perjalanan organisasi agar partai tetap kuat dan memiliki masa depan,” tegas Andi Sahrul.

Dinamika menjelang Musda ini diperkirakan akan terus berkembang seiring munculnya berbagai aspirasi dan figur yang siap mengambil bagian dalam kontestasi kepemimpinan Golkar Bulukumba.(red)

Lebih baru Lebih lama