Maulid dan Dzikir di Desa Borong, Camat Ajak Perkuat Kolaborasi dan Kebersamaan


BULUKUMBA SAMBAR ID —Ahad,25/08/26 Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan dzikir bersama di Masjid Al-Munawar, Dusun Kajang-Kajang, Desa Borong.

Di hadapan jamaah, Camat Herlang Andi Nurfidyah Samad, S.Sos, mengajak seluruh masyarakat dan unsur pemerintahan untuk terus memperkuat kolaborasi, kebersamaan, serta hubungan yang harmonis antara pemimpin dan rakyat.
Menurutnya, perubahan zaman menuntut pemerintah untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Seorang pemimpin, kata dia, tidak cukup hanya menunggu di balik meja, tetapi harus turun langsung, mendengar keluhan rakyat, memberikan pelayanan yang baik, serta mengambil hati masyarakat dengan ketulusan.

«“Sekarang era sudah berubah. Pemimpin harus turun ke rakyat, mendekati rakyat, mengambil hatinya dan memberikan pelayanan yang baik. Dengan demikian, kita bersama-sama dapat memperbaiki tatanan pemerintahan sehingga masyarakat semakin percaya kepada kita,” ungkap Andi Nurfidyah di hadapan jamaah.»

Pesan tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam Surah At-Taubah ayat 128:

«“Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, sangat menginginkan keimanan dan keselamatan bagimu, dan terhadap orang-orang mukmin dia sangat penyantun lagi maha penyayang.”»

Bagi Camat Herlang, keteladanan Rasulullah SAW harus menjadi pedoman dalam membangun pemerintahan yang melayani dengan hati. Kepemimpinan bukan sekadar soal jabatan, tetapi amanah untuk menghadirkan kebaikan dan manfaat bagi masyarakat.

Jaga Tradisi, Kenang Kebesaran Nabi

Dalam kesempatan tersebut, Camat Herlang juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Borong dan jamaah Masjid Al-Munawar yang terus menjaga nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal melalui pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ia berharap tradisi Maulid tetap dilaksanakan sebagai sarana untuk mengingat, mengenang dan meneladani kebesaran Rasulullah SAW.

«“Mari terus kita laksanakan tradisi Maulid ini. Bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum untuk mengingat dan meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.»

Ia mengingatkan bahwa Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Ahzab ayat 21:

«“Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan hari akhir serta yang banyak mengingat Allah.”»

Program Pembangunan Mulai Dirasakan Masyarakat

Di hadapan jamaah, Andi Nurfidyah juga menyampaikan sejumlah program pemerintah yang telah dan sedang masuk ke Desa Borong. Program tersebut di antaranya bantuan bedah rumah melalui aspirasi, bantuan untuk masjid melalui APBD, bantuan Baznas di Dusun Borong dan Dusun Sappang, bantuan bibit dari Bupati Bulukumba yang telah dibagikan kepada masyarakat, bantuan bagi masyarakat miskin, bantuan bagi siswa kurang mampu, hingga bantuan olahraga bagi siswa SMP 46.

Ia juga menyoroti adanya program pembangunan melalui jalur Provinsi Sulawesi Selatan yang dinikmati masyarakat Desa Borong.

Menurutnya, seluruh bantuan dan program tersebut harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

«“Masyarakat Desa Borong harus ikut menikmati program pembangunan. Pemerintah akan terus berupaya membuka akses agar program, baik dari kabupaten maupun provinsi, dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya.»

Sipakatau, Sipakalebbi dan Sipakainge

Camat Herlang juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur Bugis-Makassar, yakni sipakatau, sipakalebbi dan sipakainge.

Nilai tersebut, menurutnya, harus menjadi dasar dalam hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Sipakatau berarti saling memanusiakan, sipakalebbi berarti saling menghormati dan memuliakan, sedangkan sipakainge berarti saling mengingatkan dalam kebaikan.

«“Pemerintahan dapat berjalan dengan baik apabila ada pemahaman antara pemimpin dan rakyatnya. Masyarakat juga harus diberikan ruang untuk ikut berperan dan mengambil bagian dalam pemerintahan,” tegasnya.»

Kebersamaan dan musyawarah, kata dia, menjadi kekuatan utama untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Ajak Warga Taat Membayar PBB

Pada kesempatan itu, Camat Herlang juga mengajak masyarakat agar taat membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Menurutnya, saat ini masyarakat tidak perlu lagi mengalami kesulitan karena pembayaran pajak telah didukung oleh fasilitas dan sistem yang semakin mudah.

Bagi masyarakat yang masih ragu atau membutuhkan penjelasan, pemerintah membuka ruang untuk memberikan pelayanan dan pendampingan, termasuk melalui pihak terkait dan layanan perbankan.

«“Mari bersama-sama melunasi PBB. Ini juga merupakan bentuk partisipasi kita dalam mendukung pembangunan,” ajaknya.»

Waspada Kebakaran dan Krisis Air

Menjelang musim kemarau, Camat Herlang juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran.

Ia meminta masyarakat tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran, terutama pembakaran di area yang mudah menjalar.

Selain itu, bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, Camat meminta agar segera melakukan koordinasi, terutama apabila terdapat titik sumber air yang dapat dimanfaatkan.

Ia menyampaikan bahwa BPBD siap membantu masyarakat sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Pemerintah Kecamatan Herlang juga sementara mengusulkan sejumlah wilayah yang menjadi prioritas kebutuhan air, di antaranya Dusun Mallombong, Desa Tugondeng, serta Dusun Paggantengang, Desa Pataro.

Bantuan untuk Kebersihan Masjid

Sebagai bentuk perhatian terhadap tempat ibadah, di penghujung acara dilakukan penyerahan bantuan peralatan dan bahan pembersih masjid kepada pengurus Masjid Al-Munawar.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Pengurus Masjid, disaksikan jamaah yang hadir.

Momentum Maulid dan dzikir tersebut pun menjadi lebih dari sekadar peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Di tengah lantunan doa dan shalawat, terselip harapan agar pemerintah dan masyarakat terus berjalan beriringan.

Pemimpin mendekati rakyat. Rakyat ikut menjaga pemerintah. Pemerintah membuka ruang partisipasi. Dan seluruhnya bersatu dalam nilai persaudaraan, kemanusiaan dan kebersamaan.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Ali Imran ayat 103:

«“Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai.”»

Semoga Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Borong menjadi pengingat bahwa membangun daerah tidak hanya dengan pembangunan fisik, tetapi juga dengan akhlak, ketulusan, pelayanan, persaudaraan dan kepercayaan antara pemimpin dengan rakyatnya.

Sumber Andi Nurfidyah samad .S.sos
Editor: Daeng Pagiling
Sambar.id 
Lebih baru Lebih lama