SAMBAR.ID | SUKABUMI – Sebanyak 42 siswa kelas XII dari Jurusan Layanan Perbankan Syariah (LPS) dan Manajemen Perkantoran (MP) di SMK Terpadu Nurul Qur'an Cikakak, Kabupaten Sukabumi, akan melaksanakan program Praktek Kerja Lapangan (PKL) atau Praktek Kerja Industri (Prakerin). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai 5 Oktober hingga 5 Desember 2026.
Berbeda dengan periode sebelumnya, penempatan siswa kali ini lebih variatif. Selain di sektor perbankan, para siswa juga akan ditempatkan di berbagai instansi pemerintahan dan layanan publik di wilayah Palabuhanratu dan sekitarnya. Hal ini bertujuan untuk memperluas wawasan siswa mengenai ekosistem kerja yang beragam, baik di sektor swasta maupun birokrasi pemerintah.
Daftar lokasi penempatan PKL mencakup sejumlah unit perbankan strategis seperti BRI Unit Cisolok, BRI Unit Citepus, BRI Unit Palabuhanratu, BRI KCP Palabuhanratu, Bank Jabar Banten (BJB) Palabuhanratu, serta Bank Syariah Indonesia (BSI) Palabuhanratu.
Sementara itu, siswa dari jurusan Manajemen Perkantoran akan tersebar di instansi pemerintah, meliputi Samsat Palabuhanratu, Polres Sukabumi, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kab. Sukabumi, Inspektorat Kab. Sukabumi, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kab. Sukabumi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kab. Sukabumi, Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kab. Sukabumi, serta Kantor Catatan Sipil Wilayah Palabuhan.
Kepala SMK Terpadu Nurul Qur'an Cikakak, K.H. Holili, S.Pd.I., mengungkapkan bahwa diversifikasi tempat magang merupakan respons sekolah terhadap dinamika dunia kerja saat ini. Ia menilai bahwa pengalaman di instansi pemerintah dapat melatih siswa dalam hal administrasi negara, kepatuhan regulasi, dan pelayanan publik.
"Kami tidak hanya fokus pada perbankan, tetapi juga membuka peluang di instansi pemerintah. Bagi siswa Jurusan Manajemen Perkantoran, bekerja di lingkungan seperti Polres, Bapenda, atau Dinas terkait akan memberikan pemahaman mendalam tentang tata kelola administrasi pemerintahan yang tertib dan akuntabel," ujar K.H. Holili saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/9/2026).
Ia menambahkan bahwa persiapan teknis dan mental siswa telah dikoordinasikan secara matang oleh tim sekolah. Koordinator PKL, Ramdan, S.Pd. Gr., bersama para pembimbing lapangan, yakni Mima Risalalloh, S.Pd. Gr., dan Ruslan Abdurahman, SE. Gr., telah melakukan survei lokasi dan penyusunan modul bimbingan khusus sebelum siswa diberangkatkan.
"Tim kami, termasuk Pak Ramdan sebagai koordinator serta Ibu Mima dan Pak Ruslan sebagai pembimbing, telah memastikan bahwa setiap siswa memahami tugas dan tanggung jawab mereka di masing-masing instansi. Kami juga menjalin komunikasi rutin dengan supervisor di setiap lokasi untuk memantau perkembangan siswa selama dua bulan ke depan," tambahnya.
Menutup pernyataannya, K.H. Holili berharap kegiatan PKL yang berlangsung selama dua bulan ini dapat mencetak lulusan yang adaptif dan kompeten. Ia optimistis bahwa interaksi langsung dengan profesional di bank dan aparatur sipil negara akan membentuk karakter disiplin dan integritas tinggi pada diri siswa.
"Harapan kami, setelah menyelesaikan PKL pada 5 Desember nanti, siswa-siswi kami memiliki kematangan profesional. Mereka tidak hanya menguasai teori, tetapi juga paham bagaimana menerapkan ilmu tersebut dalam konteks nyata, baik di lembaga keuangan maupun pelayanan publik," pungkasnya.
(Hans)











